Redaksi Tegas

Ringkas. Jelas. Tegas.

Redaksi Tegas

Redaksi Tegas lahir dari keresahan sederhana: terlalu banyak orang membaca berita tanpa tahu cara membacanya. Blog ini bukan kumpulan tutorial formal atau modul pelatihan jurnalistik — ini ruang ngobrol tentang bagaimana kata-kata bekerja di ruang publik Indonesia, bagaimana sebuah judul bisa membakar atau menenangkan, dan kenapa pilihan diksi seorang editor kadang lebih politis dari berita itu sendiri. Setiap tulisan di sini lahir dari pengamatan konkret: potongan siaran berita, kolom opini yang beredar di grup WhatsApp, atau debat kecil di kantin redaksi yang tidak pernah selesai.

Blog ini terus bertambah — bukan karena kami mengejar kuantitas, tapi karena lanskap media Indonesia memang tidak pernah berhenti bergerak. Minggu ini ada format baru, bulan depan ada platform baru, dan selalu ada cara baru untuk salah paham satu sama lain. Kami ikuti ritme itu dengan tulisan-tulisan baru yang menyentuh sudut berbeda: dari ruang redaksi hingga kolom komentar, dari siaran radio daerah hingga utas Twitter yang viral sebelum sempat diverifikasi. Selamat membaca, dan selamat tidak setuju jika memang perlu.

Ketika Narasumber Ahli Ternyata Bukan Siapa-Siapa: Masalah Kredensial di Opini Media Indonesia
Sorotan 1

Ketika "Narasumber Ahli" Ternyata Bukan Siapa-Siapa: Masalah Kredensial di Opini Media Indonesia

Buka saja salah satu portal berita nasional hari ini — hampir pasti ada artikel opini yang menyebut penulisnya sebagai "pengamat kebijakan p… Baca →

Retorika Suara Rakyat dalam Judul Berita: Siapa Sebenarnya yang Dimaksud?
Sorotan 2

Retorika "Suara Rakyat" dalam Judul Berita: Siapa Sebenarnya yang Dimaksud?

Judul seperti "Rakyat Minta Presiden Tegas!" atau "Warga Tolak Kebijakan Ini!" bukan barang langka di linimasa berita Indonesia. Keduanya te… Baca →

Bahasa Eufemisme di Siaran Pers Pemerintah Daerah: Pelajaran dari Teks yang Jarang Dibedah
Sorotan 3

Bahasa Eufemisme di Siaran Pers Pemerintah Daerah: Pelajaran dari Teks yang Jarang Dibedah

Siaran pers dari pemerintah daerah adalah genre teks yang paling sering diabaikan dalam diskusi literasi media. Padahal justru di sinilah ba… Baca →

<a href=/>Redaksi Tegas</a>
Sorotan 4

Redaksi Tegas

Ringkas. Jelas. Tegas. Gaya Bahasa Opini di Koran Cetak Daerah: Kenapa Masih Formal dan Apakah Itu Masalah? Kalau kamu pernah membaca kolom … Baca →

<a href=/>Redaksi Tegas</a>
Sorotan 5

Redaksi Tegas

Ringkas. Jelas. Tegas. Judul Clickbait Bukan Sekadar Lebay — Ada Logika Ekonomi yang Perlu Kita Pahami Setiap kali seseorang mengeluh soal j… Baca →

<a href=/>Redaksi Tegas</a>
Sorotan 6

Redaksi Tegas

Ringkas. Jelas. Tegas. Ketika Opini Berpakaian Fakta: Membaca Selubung "Menurut Data" di Media Digital Indonesia Ada kalimat yang belakangan… Baca →

<a href=/>Redaksi Tegas</a>
Sorotan 7

Redaksi Tegas

Ringkas. Jelas. Tegas. Podcast Politik Indonesia dan Seni Interupsi: Siapa yang Boleh Bicara Lebih Lama? Perhatikan baik-baik rekaman podcas… Baca →

<a href=/>Redaksi Tegas</a>
Sorotan 8

Redaksi Tegas

Ringkas. Jelas. Tegas. Retorika "Rakyat" dalam Pidato Populis Indonesia: Siapa Sebenarnya yang Sedang Diajak Bicara? Hampir setiap politisi … Baca →

<a href=/>Redaksi Tegas</a>
Sorotan 9

Redaksi Tegas

Ringkas. Jelas. Tegas. Suara Daerah yang Terpotong: Bagaimana Redaktur Nasional Menyunting Habis Konteks Lokal Seorang jurnalis warga dari T… Baca →