Connect with us

Regional

Kasihan! Rumahnya Roboh, Warga di Parepare Ini Butuh Uluran Tangan

Published

on

Kondisi rumah Nenek Mariama di Jalan Andi Makkulau Parepare (Foto: Sudarno)

Rumah warga di Jalan Andi Makkulau Kelurahan Bukit Indah Parepare tiba-tiba roboh. Rumah itu roboh sekira pukul 16.30 WITA, Kamis (22/9/2022)

Memang kondisi rumahnya terlihat sudah rusak parah. Tiang belakang rumahnya patah karena sudah lapuk. Rumah itu roboh ke belakang. Dapurnya hancur berantakan. Perabotannya berhamburan.

Rumah itu dihuni nenek tua renta Mariama. Ia tinggal bersama anak dan menantunya Rusman.

Saat rumah roboh, nenek Mariama beristirahat di kolong rumahnya. Ia terkaget dengan bunyi retakan rumahnya. Untung ada tetangga yang membawa Nenek Mariama mengungsi di rumah keluarganya.

“Memang sudah rusak parah. Tadi siang waktu pulang ka istirahat kerja sudah goyang-goyang memang. Bunyi semua itu kayunya,” ujar Rusman saat ditemui tegas.id .

“Apalagi musim hujan. Kena angin rumah. Karena sudah rapuh, sampai patah pak,” imbuhnya.

Kondisi dapur rumah saat dievakuasi

Rumah itu sudah berdiri puluhan tahun. Hanya saja tanahnya itu masih numpang. Disewa Rp700 ribu per tahun. Pajak PBB-nya juga ditanggung Rusman.

alterntif text

Rusman sebagai tulang punggung keluarga tak mampu membiayai perbaikan rumah itu. Dia bekerja sebagai buruh harian tukang batu. Gajinya hanya cukup untuk memenuhi keperluan sehari-hari saja.

“Ya begitulah. Kalau kerja buruh begini kadang-kadang kerja. Kadang sebulan tidak ada kerjaan. Kalau untuk biaya perbaiki rumah saya tidak mampu,” ungkapnya.

Rusman berharap pemerintah bisa membantu untuk memperbaiki rumahnya. Melihat kondisinya, rumah itu harus dibongkar total.

“Semoga ada bantuan dari pemerintah atau orang baik pak,” harapnya.

Ketua RT setempat Sudarno mengungkapkan sudah pernah mengusulkan bantuan bedah rumah untuk nenek Mariama. Hanya saja terkendala karena tak mengantongi sertifikat tanah.

“Sudah pernah saya usulkan bedah rumah. Tapi tidak ada sertifikatnya. Dari kelurahan minta harus ada sertifikatnya,” jelasnya.

Saat ini, semua perabotan dan barangnya dibawa ke rumah menantunya. Nenek Mariama dan Rusman mengungsi di menantunya yang tinggal di bawah kolong rumah.

Rusman dan Nenek Mariama kembali mengetuk hati dermawan dan pemerintah. Mereka butuh uluran tangan. Semoga saja masih ada yang memiliki empati untuk Nenek Mariama dan Rusman. (rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler