Connect with us
alterntif text

Politik

Tiket Golkar di Pilgub Sulsel; TP Masih Teratas

Published

on

alterntif text

PAREPARE — Sejumlah kader Golkar mulai dari elite DPP hingga DPD, mengemuka untuk diusung pada Pilgub Sulsel tahun 2024 mendatang.

Selain tokoh senior Golkar Nurdin Halid, nama lain yang terus mencuat untuk diusung diantaranya Erwin Aksa, Adnan Purchita Ichsan YL, hingga Indah Putri Indriani.

Lalu bagaimana peluang Ketua DPD Golkar Taufan Pawe mengendarai partai yang ia pimpin?

Akademisi UMS yang juga mantan legislator Golkar Safri Tajuddin menilai, saat ini Taufan masih teratas dalam perebutan tiket Golkar.

Menurutnya, TP tetap paling berpotensi mengendarai Golkar meski banyak figur yang bermunculan, termasuk figur berpengaruh seperti Erwin Aksa.

“Secara objektif kita harus akui, TP bisa me-manage situasi dimana pesaingnya lebih kuat. Seperti saat ia merebut kursi Ketua Golkar Sulsel, ia mampu mengambil alih dan mengendalikan meski diiringi banyak riak,” kata Safri, Senin 11 Oktober 2021.

Namun demikian, situasi politik Sulsel yang penuh dinamika bisa saja berubah. “Apalagi jika ada pertimbangan lain dari DPP. Sebagaimana kita tau, Erwin Aksa pasti diback-up tokoh berpengaruh di DPP seperti Jusuf Kalla, ” urainya.

Sebelumnya, Nurdin Halid memanaskan perburuan tiket Golkar dengan mendorong Erwin Aksa. NH nampak lebih condong mendukung Erwin, alih-alih mendukung Taufan Pawe.

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat hadir di Makassar beberapa waktu lalu menyebut semua kader berpotensi didorong di Pilgub Sulsel 2024. Hanya saja diantara beberapa nama yang menguat, TP sebagai ketua DPD menjadi jagoan Golkar. Namun DPP membebani target tinggi.

“Konsentrasinya ialah siapapun mau jadi calon gubernur, syaratnya harus menangkan Golkar dulu, di Pileg dan Pilpres 2024,” ujar Doli.

Direktur Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir menilai, saat ini belum ada figur dengan elektoral kuat di Pilgub Sulsel. Sehingga partai masih enggan memastikan usungan.

“Pilgub masih dinamis karena belum ada figur dengan electoral kuat. Artinya persaingan masih terbuka,” tegasnya. (*)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler