Connect with us
alterntif text

Kolom

KOLOM ; Abstrak Jadi Nyata, Kunci Belajar Lebih Menarik di Tengah Pandemi

Published

on

Guru SMA Negeri 1 Sendana, Fitriani S.Pd

Penulis : Fitriani S.Pd, Guru SMAN 1 Sendana

Era modern yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi ini menuntut guru agar berkembang. Jangan hanya anak didiknya saja yang dituntut untuk belajar dan berkembang mengikuti perkembangan iPTek namun guru juga harus mengembangkan kompetensi yang dimiliki. Salah satunya adalah produktif dalam tulisan.

Masa pandemi menjadi momok tersendiri bagi tenaga pendidik, dimana kami sebagai seorang guru memiliki tanggung jawab memaksimalkan pembelajaran demi mengejar capaian hasil belajar baik daring maupun luring dengan berbagai kendala didalamnya, mulai dari jaringan, kuota data internet, sampai dengan kurang minatnya siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Yang mengakibatkan capaian hasil belajar masih sangat kurang. Harus ada resolusi guru untuk memajukan pendidikan. satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kompetensi diri dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran.

Apalagi untuk menjadi guru profesional harus mampu dalam menghadirkan pembelajaran abad 21, seorang guru harus aktif dalam pengembangan potensi dan refleksi demi menghadirkan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar serta keaktifan siswa dalam proses, sehingga menciptakan siswa yang mandiri, kreatif dan mampu berkomunikasi dengan baik dengan mengedepankan literasi.

Problem Based Learning (PBL) sebuah model pembelajaran yang mengajarkan siswa menyelesaikan masalah yang diintegrasikan pada kehidupan nyata secara mandiri dengan mencari literatur dari berbagai sumber belajar, buku, materi ajar, dan dari internet, membiasakan siswa berdampingan dengan teknologi.

Salah satu masalah yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa adalah kurangnya motivasi dan minat siswa untuk belajar karena pembelajaran monoton didominasi oleh guru.

Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu program pembelajaran khususnya pada mata pelajaran kimia yaitu dengan dengan menggunakan suatu pembelajaran yang efektif
Model problem based learning (PBL) sangat efektif dalam meningkatkan aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa.

Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang pernah dilakukan di SMA Negeri 1 Sendana. terima kasih kepada bapak kepala SMA Negeri 1 Sendana, bapak Drs. Budiman Idris, M.Pd yang telah memberikan ruang tak terbatas untuk melakukan kegiatan terlebih lagi dalam ranah edukasi.

Model pembelajaran PBL ini memiliki 5 sintaks pembelajaran,

1) siswa diorientasi pada suatu masalah, memastikan masalah tersebut berhubungan dengan dunia nyata siswa,dan hal ini menuntut kreatifitas dari guru.

2) mengorganisasi siswa dalam masalah pelajaran bukan seputar disiplin ilmu,

3)membimbing penyelidikan, pada tahap ini siswa diarahkan untuk mencari informasi dari berbagai sumber untuk menjelaskan masalah yang ada. pada tahap ini Literasi sangat berperan penting.

4)menyajikan hasil penyelidikan, pada tahap ini dituntut kreatifitas siswa dalam menyajikan informasi dan data

5)evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang digunakan.

Proses Penyelesaian masalah yang dilakukan siswa dalam pembelajaran, memberi pengalaman-pengalaman belajar yang beragam, seperti kerjasama dalam kelompok, interpretasikan data, presentasi dan lainnya.

Dengan kata lain Model PBL dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang apa yang mereka pelajari sehingga diharapkan dapat menerapkannya dalam kondisi nyata dalam kehidupan sehari-hari sehingga meningkatkan skill yang dimiliki.

Artikel ini hendaknya bisa menjadi bahan pertimbangan bagi teman sejawat dalam memilih model pembelajaran yang tepat sesuai dengan karakteristik materi yang akan diajarkan.

Selain strategi pembelajaran, peran guru sebagai pembimbing (fasilitator) sangatlah penting, untuk meningkatkan keaktifan dan antusias siswa dalam pembelajaran, dan ini sangat menuntut kebesaran hati karena menghadapi siswa dengan potensi dan karakteristik yang beragam tidaklah mudah.

Apalagi dalam mengajarkan hal yang abstrak yang sangat tidak mampu dipahami hanya dengan memberikan penjelasan kalimat demi kalimat, dan juga hendaknya dalam setiap materi disertakan materi ajar yang disertai link yang dapat diakses siswa dalam mencari berbagai informasi.

Hal ini menuntut kerja keras, waktu luang, dan materi, meski kesejahteraan kami sebagai guru honorer masih dipertanyakan sampai saat ini,!!!. Berharap angin segar, dapat tercover dalam penerimaan PPPK tahun ini.

Namun semoga hal ini tak menjadi alasan untuk berhenti memberikan yang terbaik dalam pembelajaran dan memberikan karya yang dapat memberi motivasi bagi semua terkhusus seorang pendidik, yang menginginkan hal yang terbaik bagi anak didiknya, gelisah jika menemukan siswanya yang tak bisa menjawab soal dengan baik, selalu lebih dulu dan tak bosan-bosan meminta “kabar” tentang tugas yang diberikan.

Bagi saya, guru terbaik bukanlah dia yang memiliki kemampuan tak terbatas dari segala segi namun, guru terbaik adalah dia dengan segala kekurangan, selalu mau berusaha melakukan segala daya dan upaya demi memberikan yang terbaik, dia yang bisa memahami kekurangan yang dimiliki siswanya.

Untuk mewujudkan SDM yang berdaya saing, kreatif dan mandiri, sebenarnya bukan hanya tanggung jawab seorang pendidik namun, orang tua, lingkungan belajar, dan fasilitas yang memadai pun turut andil didalamnya.

Apatah lagi pada masa pandemi ini silih berganti pembelajaran luring daring takkan jadi masalah jika semua pihak dapat bersinergi dengan baik. Sebaik apapun sistem dan birokrasi yang ada takkan ada guna jika aplikasi tak sesuai ekpektasi.

Begitu banyak manfaat yang bias dipetik dari penggunaan model pembelajaran ini, saya pun sudah merasakan manfaatnya, pembelajaran yang efektif dan hasil yang memuaskan. Materi abstrak jadi nyata dihadapan siswa, pembelajaran pun jadi menarik meski dimasa pandemic yang membatasi berbagai hal, namun tidak dalam belajar!!!!

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler