Connect with us
alterntif text

Regional

drh Junwar Siap Mundur Jika Gagal Benahi Baznas Enrekang

Published

on

alterntif text

Enrekang – Pergerakan Koalisi Rakyat (Perkara) melakukan aksi penyampaian Orasi yang terkait dugaan Baznas Enrekang memberikan Bantuan dana kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang.

Perkara melakukan aksi tersebut di Tiga Titik berbeda, Lokasi pertama bertempat di Kantor Baznas Kabupaten Enrekang, titik kedua berada di Polres Enrekang dan sebelum membubarkan diri mereka menyampaikan orasi di Depan Kantor DPRD Kabupaten Enrekang.

Ketua Perkara Misbahuddin dalam Orasinya menyatakan bahw Perkara Tantang Baznas Enrekang Dialog Persoalan Bantuan Penelitian Rektor di Enrekang Hal tersebut disampaikan dalam Aksi yang dilakukan di Depan Kantor Baznas Kabupaten Enrekang pada hari selasa (06/07/2021).

Perkara Enrekang Dalam Tuntutannya menyampaikan bahwa bahw pendistribusian yang dilkukan oleh Baznas Enrekn tidak tepat sasaran.

“sebab masih banyak golongan fakir miskin yang belum teratasi di kabupaten enrekang dan kami juga menganggap bahwa baznas kabupaten enrekang tebang pilih dalam pendistribusian zakat.” Ungkapnya

Lebih lanjut dirinya menambahkan ada sebagian pejabat yang notabenenya kaya diberikan sehingga mengabaikan golongan miskin padahal sangat jelas diatur dalam uu no 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat yang harusnya menjadi rujukan untuk mewujudkan pemerataan keadilan dalam pendistribusian ke golongan yang sangat tepat.

“Adapun yang menjadi Tuntutan sebagai berikut Mendesak Baznas Kabupaten Enrekang melakukan Transparansi Anggaran Zakat, Evaluasi Kinerja Zakat, Mendesak Polres Enrekang Untuk mengaudit Anggaran Baznas Enrekang, DPRD lemah dlam pengawasan, erikan sangsi kepada pihak baznas sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku. Tambhnya.

Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Enrekang terpilih Junwar saat menerima massa aksi mengatakan bahwa dirinya mengaku senang dengan kedatangan mahasiswa.

“Insya Allah dengan tegas saya menyampaikan bahwa kami akan memperbaki manajemen, jika saya gagal maka kalian lihat saya, saya akan mundur dari jabatan saya jika gagal mengelola manajemen Baznas Kabupaten Enrekang.” ungkapnya dihadapan peserta aksi. (*)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler