Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Kejari Parepare Belum Tetapkan Tersangka Korupsi Dana UMKM, Ada Apa?

Published

on

Foto: Kasi Pidsus Kejari Parepare Muhammad Husairi

PAREPARE — Kasus dugaan korupsi dana Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) UMKM tahun 2013-2014 di Parepare belum tuntas. Awal Februari 2021 lalu, Kejari menggeledah sejumlah kantor terkait kasus itu. Namun, kini belum ada tersangka.

Kasi Pidsus Kejari Parepare Muhammad Husairi menjelaskan kasus tersebut dalam tahap pemberkasan. Dirinya menyebut selain penggeladahan, sudah ada puluhan orang yang dimintai keterangannya.

“Kasus itu dalam tahap pemberkasan. Kita sudah mengumpulkan bukti-bukti. Termasuk memanggil 20 orang untuk dimintai keterangannya,” jelasnya, Selasa (27/4/2021).

Husairi membeberkan sejumlah saksi yang diperiksa. Yakni dari nasabah Koperasi Metro Madani, pihak LPDB di Jakarta, hingga pejabat dari dinas terkait.

alterntif text

“Kita sudah periksa Kabid Koperasi yang menjabat saat itu (2013-2014). Dia yang menentukan sehat atau tidaknya suatu koperasi. Sehingga dana bisa cair,” bebernya.

Terkait belum ada tersangka, Kasi Pidsus berdalih berhati-hati menangani kasus tersebut. Terlebih, kata dia, itu kasus tindak pidana korupsi. Butuh waktu untuk mengungkapnya.

“Ini kasus korupsi. Tentu kita harus cermati baik-baik. Karena kita ingin menyelamatkan kerugian negara. Insyaallah setelah lebaran kita bisa tetapkan tersangka. Berkasnya juga segera dilimpahkan ke pengadilan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi dana LPDB UMKM itu mengakibatkan negara merugi Rp4 miliar.

Sebelumnya, 2 Februari lalu Kejari menggeledah Kantor Disnaker Parepare, dan Koperasi Metro Madani. (*)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler