Connect with us
alterntif text

Regional

Distribution Center Pangkep dan Bantaeng Teken Kerjasama dengan PT LEU Retailindo

Published

on

PANGKEP — Distribution Center Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Bantaeng melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT LEU Retailindo Indonesia, Kamis, 7 April 2021 melalui aplikasi video Zoom.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dihadiri langsung oleh Founder Lembaga Ekonomi Umat H. Sutrisno Lukito Disastro, Harry Naldi, Direktur utama PT Kunci Nusantara Cemerlang sebagai saksi sekaligus sebagai supporting system dalam kegiatan pendistribusian tersebut. Sedangkan yang bertindak sebagai moderator Sa’id Amin selaku divisi Legal PT LEU Retailindo Indonesia.

Dari pihak Distribution Center (DC) Kabupaten Pangkep turut hadir Ketua Koperasi Azizah Mandiri Kabupaten Pangkep Riznhu Ainun Vhalevhy Parumpa dan Muhammad Ramli, Manager DC Pangkep yang bertindak sebagai saksi.

Sedangkan DC Kabupaten Bantaeng ditandatangani Firman Syah SE selaku Ketua Koperasi Butta Toa Insan Mandiri dan Sekretaris Koperasi Tasrif S.Pd bertindak sebagai saksi.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut memuat kesepakatan untuk melakukan kegiatan pendistribusian barang hingga ke desa-desa di dua kabupaten tersebut.

Barang yang akan didistribusikan nantinya meliputi seluruh kebutuhan masyarakat yang dijual di warung-warung kelontongan yang telah direkrut sebelumnya sebagai Mitra oleh masing-masing DC Kabupaten.

Randi Andi Kasim yang bertindak sebagai Personal In Charge (PIC) Sul-Sel menyampaikan saat ini telah ada dua DC yang berjalan yaitu DC Kabupaten Takalar dan DC Kota Makassar. “Dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Bantaeng, Insyaallah sudah bisa beroperasi sebelum bulan Ramadan tiba,” ujarnya.

Pada sambutan penandatanganan MOU tersebut H. Sutrisno Lukito Disastro berharap kerja sama ini kemandirian ekonomi umat segera bisa diwujudkan. Tidak kalah subtansialnya adalah semua pihak hingga ke mitra warung harus menjunjung tinggi nilai kejujuran dan sikap amanah.

“Jika dua sifat ini telah terinternalisasi kepada masing-masing individu yang selanjutnya menjadi sikap kolektif maka Kebangkitan Ekonomi Umat pasti akan kita songsong bersama. Distribution Center oleh Lembaga Ekonomi Umat ini tidak semata bisnis tetapi memiliki unsur pemberdayaan melalui system konsinyasi 50% – 50% ke setiap warung dan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas layanan warung – warung,” jelasnya.

Firman Syah SE juga mengemukakan bahwa saat ini di DC Kabupaten Bantaeng telah meregistrasi 614 warung yang tersebar di semua kecamatan sekabupaten Bantaeng. Pola rekrutmen menggunakan system kordinator kecamatan yang bertanggung jawab secara umum terhadap satu kecamatan dan koordinator warung yang bertanggung jawab terhadap warung-warung dalam satu kelurahan / desa.

Koordinator-koordintaor ini nantinya yang menjadi penyambung warung – warung ke DC kabupaten sekaligus menjadi tulang punggung DC.

Di kabupaten Pangkep sendiri telah merekrut 700 lebih warung, yang telah terigistrasi 580 warung yang juga tersebar di semua kecamatan daratan. Levi yang sebagai ketua koperasi yang bertanggung jawab secara umum di Kabupaten Pangkep juga menyampaikan bahwa saat ini DC Pangkep belum menyentuh 4 kecamatan yang terdapat di kepulaun, kami persiapkan skema kerja sama yang lebih baik karena terkait jarak dan akomodasi.

Harry Naldi saat kedatangannya di Bantaeng dan Takalar beberapa saat lalu juga menyampaikan bahwa dirinya siap memberikan dukungan penuh demi lancarnya kegiatan pendistribusian di masing-masing DC yang telah beroperasi dan yang akan beroperasi seperti Kabupaten Pangkep dan Bantaeng. (*)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler