Connect with us
alterntif text

Regional

Majene Jadi Kandidat Penerima Anugerah Pengarusutamaan Gender

Published

on

Bupati Majene, Lukman mengikuti verifikasi lapangan untuk Anugerah Parahita Ekapraya dalam pengarusutamaan gender secara virtual saat dalam perjalanan menuju Makassar, Selasa (6/4/2021).

MAJENE — Pemkab Majene mengikuti verifikasi lapangan untuk Anugerah Parahita Ekapraya dalam pengarusutamaan gender.

Verifikasi tersebut digelar secara virtual dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Selasa (6/4/2021). Verifikasi ini diikuti oleh Bupati Majene, Lukman secara virtual yang tengah dalam perjalanan menuju Makassar serta Sekkab Majene, Suyuti Marzuki dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang rapat Wakil Bupati Majene.

Bupati Majene, Lukman mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan perhatian dalam percepatan pengarusutamaan gender. Salah satunya dengan menempatkan perempuan dalam posisi strategis di pemerintahan.

“Dimana dari 32 pimpinan OPD  ada 10 diantaranya yang di nahkodai  perempuan,” kata Lukman.

Selain itu, perempuan telah mengambil andil besar di hampir semua sektor pembangunan. Mulai sektor perikanan, perkebunan, pertanian hingga sosial budaya.

alterntif text

Ia mencontohkan, untuk hasil perikanan laut, kaum perempuan tidak hanya menjual tapi juga mengolah lagi dalam bentuk abon, kerupuk lalu dipasarkan. Bahkan dua hari yang lalu Lukman juga membuka pelatihan keterampilan pengolahan coklat yang dilaksanakan BDI Makassar dengan melibatkan 85 persen perempuan.

Bupati berharap tim mampu mengambil bagian yang maksimal di tujuh penilaian dalam Anugerah Parahita Ekapraya. Diantaranya komitmen OPD, kebijakan kelembangaan, Sumber Daya Alam dan anggaran,  data dan informasi, metode dan peran serta masyarakat termasuk dunia usaha.

“Saya harap seluruh OPD  Majene memperhatikan tujuh poin penilaian, temukan dan ambil bagian serta berikan kontribusi yang terbaik agar kita bisa mencapai tujuan tersebut dengan cepat dan akurat,” harapnya.

Sementara itu, Pj Sekkab Majene, Suyuti Marzuki memaparkan, untuk menguatkan peran gender juga telah terurai melalui dokumen RPJMD. Kata dia, pencapaian indeks pemberdayaan gender (IDG), Majene berada di peringkat pertama dengan capaian 74,3. Jauh mengungguli kabupaten lainnya di Sulbar.

“Untuk Indeks Pembangunan Gender (IPG) Majene berada di peringkat kedua IPG di Sulawesi Barat,” terang Suyuti. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler