Connect with us
alterntif text

Kolom

Esai ; Problematika Remaja dan Fungsi Pendidikan Akhlak 

Published

on

alterntif text

Penulis : Munsir

OPINI — Akhir-akhir ini melalui berbagai macam alat komunikasi massa, baik melalui media cetak maupun media elektronik ( medsos) yang telah menampilan pembicaraan terhadap remaja sebagai salah satu obyek. Para ahli pendidikan menganggap bahwa melih3at kejahatan pada layar TV dapat merangsang remaja untuk turut mencoba melakukan kejahatan dan kenakalan remaja. Oleh karena itu sudah dianggap perlu untuk membatasi pemutaran film yang bernuansa kekerasan maupun kekejaman agar para remaja kita terhindar dari adanya bentuk – bentuk kekerasan dan kekejaman yang memungkinkan untuk dicobanya.

Keprihatinan akan situasi kehidupan remaja saat ini memang beralasan, karena kekhawatiran tersebut tidak jarang menimbulkan sikap dari orang tua untuk terlalu melindungi anak remajanya, walaupun secara langsung akibat tindakan ini dirasakan positif karena remajanya dianggap bisa dikontrol. Tetapi apakah hal ini juga menguntung bagi perkembang kepribadian seseorang memerlukan banyak acuan, sementara acuan tersebut berada pada masyarakat.

Seluruh kehidupan adalah pencarian tetapi masa – masa remaja adalah masa yang urgen dan paling vital untuk menemukan diri sendiri, karena sebagian pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Secara fisik seseorang akan berubah menjadi dewasa, namun ini hanyalah sebagian kecil dari perubahan yang sebenarnya terjadi. Kepribadian remaja juga akan berkembang dengan pesat melalui segala suka dan duka.

Di tengah – tengah masyarakat banyak bukti nyata yang menunjukkan bahwa kerap kali terjadi peralihan hak yang melawan hukum dilakukan oleh remaja yang delinkuen. Di samping itu, remaja yang delinkuen sering melakukan delik penipuan dan penggelapan terhadap barang – barang tertentu. Perbuatan tersebut diperberat lagi dengan delik – delik kekerasaan yang ancaman khusus tertuju kepada nyawa dan jasmani seseorang.
Kenakalan remaja merupakan salah satu problem yang senantiasa muncul di tengah – tengah masyarakat. Masalah tersebut hidup, berkembang dan membawa akibat tersendiri sepanjang masa, seusai kelompok masyarakat manusia terbentuk. Selain itu kenakalan remaja ini merupakan suatu problem sosial yang sangat mengganggu keharmonisan, juga keutuhan segala nilai dan kebutuhan dasar kehidupan sosial. Kenyataan kenakalan remaja merusak nilai – nilai moral, nilai – nilai luhur agama dan beberapa aspek pokok yang terkandung di dalamnya serta norma – norma hukum yang hidup dan bertumbuh di dalamnya baik hukum tertulis maupun hukum yang tidak tertulis.

Kasus kejahatan atau kenakalan bagi remaja tampaknya mengikuti perkembangan zaman. Semakin maju suatu daerah akan semakin meningkat pula kenakalan remajanya. Misalnya saja di kota – kota besar yang cepat berkembangnya secara fisik, terjadi kasus kejahatan yang jauh lebih banyak daripada dalam masyarakat primitif atau di pedesaan, demikian dikemukakan oleh Kartini kartono.
Pengaruh sosial dan kultural memainkan peranan yang besar dalam pembentukan atau pengkondisian tingkah laku kriminal remaja. Kejahatan merupakan produk sampingan dari pendidikan masa yang tidak menekankan pendidikan watak dan kepribadian anak atau pendidikan akhlak. Menurut Kartini Kartono ” bahwa kenakalan remaja merupakan dampak dari kurangnya usaha orang tua dan orang dewasa menanamkan akhlak dan keyakinan beragama pada remaja serta kurang tumbuhnya tanggung jawab sosial remaja.”

Dalam kenyataannya di era globalisasi sekarang ini, tampaknya kualitas kejahatan akibat kenakalan remaja kian meningkat dan peningkatan dalam kegarangan serta kebengisan yang lebih banyak dilakukan dalam aksi – aksi kelompok daripada tindakan kejahatan individual. Menurut Ninik Widiyanti dan Yulius Wakita memaparkan : ” Bahwa bentuk – bentuk kejahatan remaja yang berkembang di negara kita di era sekarang ini antara lain adalah pencurian ( kekerasan ) , penganiayaan, pemerasan, pemerkosaan,penculikan dan pembunuhan . ”

Oleh karena itu, setelah diketahui bentuk – bentuk kenakalan remaja hendaknya dilakukan suatu upaya kerjasama oleh setiap elemen dan komponen masyarakat untuk mencari suatu solusi penanganan dalam rangka membina dan mendidik remaja – remaja kita agar terhindar dari sifat kenakalan remaja. Hal ini sangat penting dilakukan dalam rangka mempersiapkan generasi muda kita untuk memegang estafet kepemimpinan agama dan bangsa di masa mendatang.

Demikian sedikit gambaran kenakalan remaja yang melanda masyarakat dunia dewasa ini termasuk di negara kita yang mungkin dapat dikatakan telah menjadi penyakit yang perlu mendapatkan perawatan segera, yang menantang pemerintah, masyarakat, dan orang tua ( setiap elemen masyarakat) untuk bersama – sama mencegah daya jelajahnya . oleh karena itu melihat fenomena era globalisasi yang sarat dengan kenakalan remaja dan akulturasi budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan norma – norma agama islam dan undang – undang yang dapat mengancam moralitas bangsa , khususnya generasi muda, maka selain pembinaan dalam lingkup keluarga, lembaga – lembaga pendidikan juga dianggap perlu mempersiapkan pendidikan akhlak bagi peserta didiknya, sehingga dengan adanya pembinaan dan pendidikan akhlak yang dilakukan oleh segenap elemen masyarakat di harapkan bisa menjadi filter yang mampu menangkal ( mencegah ) pengaruh dan maraknya permasalahan kenakalan remaja yang terjadi sekarang ini. (*)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler