Connect with us
alterntif text

Regional

Muslimin Bando Motivasi Puluhan Petani Cabai Enrekang dan Sidrap

Published

on

* P4S Apresiasi Kepedulian Pemkab Enrekang pada Sektor Pertanian

ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando mengajak para petani merubah mindset kerja. Pertanian skala kecil, kata MB, tidak lagi identik dengan kemiskinan. Sebaliknya, petani skala kecil-pun juga bisa kaya.

Hal itu ia tegaskan saat memberi motivasi kepada 30 petani cabai Enrekang dan Sidrap, pada acara penutupan Pelatihan Teknis Tematik Cabai Bagi Non Aparatur, Sabtu 6 Maret 2021 di Kawasan Industri Maiwa (KIWA).

Pelatihan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian dalam hal ini BBPP Batang Kaluku dan P4S Laskar Pelangi.

“Mindset sudah saatnya berubah. Petani juga bisa kaya. Apalagi pada era dimana metode dan alat pertanian semakin modern. Bantuan alsintan, dan pelatihan semakin banyak,” urai MB.

Ia tidak asal bicara. Bupati yang juga bertani itu membuktikan langsung di KIWA. Bawang merah yang sebelumnya dianggap sulit tumbuh di sekitar kecamatan itu, ternyata bisa subur.

“Bahkan hasilnya baik sekali. Tidak kalah dengan kecamatan lain,” katanya.

Untuk tanaman cabai, kata MB, memang salah satu primadona di Enrekang selain bawang merah. Makanya ia mendukung jika petani terus di-update wawasannya tentang hortikultura ini.

alterntif text

Kesuksesan pertanian bawang merah dan cabai, juga mendukung konsep agrowisata yang sedang ia galakkan. Agrowisata Enrekang mulai dilirik pusat, mulai Kementerian Desa PDTT dan Kementerian Pariwisata.

“Saya sudah beberapa kali diundang kementerian untuk membahas potensi kita. Kedepan, para petani inilah yang akan jadi pelaku agrowisata Enrekang,” tutup Bupati.

Pelatihan di KIWA ini diikuti 30 peserta selama 3 hari, Kamis-Sabtu 4-6 Maret 2021. Mereka berasal dari kelompok tani yang ada di Kabupaten Enrekang dan Sidrap. Rinciannya, 20 poktan dari Enrekang dan 10 dari poktan dari Sidrap.

Ketua P4S Laskar Pelangi Benny Arman Faris menjelaskan, pelatihan itu mengurai cara mengidentifikasi dan pengendalian hama utama cabai, identifikasi dan pengendalian penyakit dan gulma utama cabai.

Mereka juga diajarkan cara pembuatan dan aplikasi pestisida nabati. “Semuanya terdiri dari materi teori dan praktek langsung di lapangan,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, pelatihan itu menambah wawasan para anggota kelompok tani mengenai budidaya cabai. Agar produksi hortikultura meningkat, efisien dan lebih sehat.

P4S Laskar Pelangi juga mengapresiasi kepedulian Pemkab Enrekang yang dipimpin MB, dalam mendukung pengembangan sektor pertanian. (ris)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler