Connect with us
alterntif text

Regional

Apersi Sulsel Pererat Kerjasama dengan PLN, Jamin Jaringan Listrik Perumahan

Published

on

MAKASSAR — DPD Apersi Sulsel berkunjung untuk bersilaturahmi dengan General Manager (GM) PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar, Awaluddin Hafid, di kantornya, Makassar, Jumat (5/3/2021) petang.

Pertemuan itu merupakan kali pertama antara GM PLN Sulselrabar yang baru bersama Apersi Sulsel.

Rombongan Apersi dipimpin oleh Ketua DPD Sulsel Yasser Latief didampingi sejumlah pengurus seperti Bendahara Sulkifli Ishak Djarre, Korwil Mamminasata Muh Basir Bani, Korwil Ajatappareng Andi Asbullah Akib, Anggota Dewan Pertimbangan Organisasi Apersi H Darwis Dg Nai, Wakil Ketua Bidang Informasi dan Media Misbahuddin Hadjdjini, dan lainnya.

Yasser Latief mengatakan, selama ini, sinergi antara Apersi dengan PLN berjalan cukup baik. Hubungan baik ini, sambung YL, akan terus dipertahankan.

”Hubungan sinergitas sangat ditunjang dengan kelancaran komunikasi. Sebab, umumnya, kendala yang dihadapi para pengembang terkait layanan PLN atau keluhan PLN soal pengembang, biasanya terjadi hanya karena kesalahan informasi,” kata Yasser.

alterntif text

Tak jarang, kesalahan komunikasi itu karena menggunakan pihak ketiga dalam berhubungan dengan PLN. “Itulah kami melakukan silaturahmi ini,” tutur Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Parepare itu.

Sementara itu, Awaluddin mengatakan, sinergitas itu artinya saling memahami dan saling menerima. Awaluddin mengakui banyak keluhan para pengembang terkait jaringan baru PLN. Hal itu katanya, karena ada keterbatasan anggaran untuk investasi jaringan baru di masa pandemi ini.

“Kalau kita mengusulkan rencana pengembangan jaringan ke kantor pusat maka kita bersaing dengan daerah-daerah lain juga. Kantor pusat akan menilai yang mana kira-kira yang bisa mengembalikan dan investasi itu paling cepat itulah yang dibiayai,” kata.

Awaluddin menyarankan agar pengembang membangun di daerah yang terjangkau jaringan listrik. Sebab, kata dia, untuk pengembangan jaringan perlu proses permohonan ke PLN pusat.

“Ya, memang mungkin tidak banyak lagi lahan seperti itu, tapi yang paling bisa cepat dilayani memang yang sudah ada jaringan listriknya,” kata Awaluddin.

“Kami akan mempertimbangkan bahwa pemohon dari pengembang perumahan akan dikontrol oleh PLN wilayah meski eksekusinya tetap di cabang-cabang. Jadi, data ada di kami juga sehingga kami bisa mengontrol sejauh mana perkembangannya,” pungkasnya.

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler