Connect with us
alterntif text

Regional

Berkat Program dan Inovasi Kesehatan Masyarakat, MB Raih PERSAKMI Award 2021

Published

on

ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando meraih PERSAKMI Award 2021. Penghargaan itu diserahkan usai Focus Group Discussion (FGD) Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), Sabtu 27 Februari 2021.

PERSAKMI Award 2021 diserahkan secara daring oleh Ketua Umum Pengda Persakmi Sulsel, Prof Sukri Palutturi, SKM., M.Kes., M.Sc., PH., Ph.D. Penghargaan diterima oleh Bupati MB didampingi Kadis Kesehatan Sutrisno dan jajaran pengurus Persakmi Enrekang.

“Keluarga besar Persakmi mempersembahkan Persakmi Award 2021 kepada Bupati Enrekang Muslimin Bando,” kata Prof Sukri.

Ia mengatakan, PERSAKMI Award adalah yang pertama kali dikeluarkan Persakmi Pusat. Penghargaan itu diberikan atas inovasi dan program kepala daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami bangga atas inovasi, program dan regulasi dari bapak bupati dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Persakmi tentu siap terlibat dan membantu program Pemda,” jelasnya.

Bupati MB menyampaikan apresiasinya atas penghargaan itu. Sejumlah capaian dan tantangan kesehatan masyarakat di Enrekang ia paparkan dihadapan FGD Persakmi.

alterntif text

“Kami berterimakasih atas PERSAKMI Award ini. Ini berkat kinerja dari para nakes, masyarakat, komunitas, dan tentu kontribusi penting dari Persakmi Enrekang,” ujar MB.

Pada FGD dengan Persakmi, MB memaparkan RPJMD Kabupaten Enrekang 2018-2023, fokus pada peningkatan angka usia harapan hidup dan menekan angka stunting. Ditambah fokus penanganan Covid-19.

Capaian prevelensi stunting menunjukkan penurunan 5,2 persen pada 2020. Sementara angka harapan hidup berada pada peringkat keempat di Sulsel.

Meski menunjukkan progres positif, Pemkab Enrekang tetap menggalakkan regulasi, program dan gerakan berbasis masyarakat. Seperti Tim Reaksi Cepat, Gerakan Masyarakat Peduli Stunting (Gempita), Komunitas Ibu Cerdas, dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Pokja, dan sebagainya.

“Kita juga menjalin kemitraan dengan Japfa, untuk kampanye pemenuhan gizi anak pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK),” jelas Muslimin.

Sejumlah inovasi pelayanan kesehatan masyarakat juga dilakukan di PKM. Misalnya layanan Halodok di PKM Maiwa, dan layanan kesehatan online di PKM Baraka.

MB juga gencar melakukan kampanye perubahan perilaku. Seperti mengurangi konsumsi beras dan menggantinya dengan lebih banyak sayur, ikan dan ayam. Agar angka harapan hidup terus meningkat.

Selain MB, pembicara pada FGD Persakmi ini yakni Ketua Umum Persakmi Pusat Prof Ridwan Amiruddin dan Bupati Torut Kalatiku Paembonan. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler