Connect with us
alterntif text

Regional

Ombudsman Sebut Pengaduan Masalah Perangkat Desa di Majene Meningkat

Published

on

Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar saat menghadiri rapat koordinasi dengan Pemkab Majene di rujab Bupati Majene, Kamis (25/2/2021).
alterntif text

MAJENE — Pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa menjadi masalah yang paling banyak diadukan ke Ombudsman Sulawesi Barat (Sulbar).

 

Hal itu dipaparkan Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar saat rapat koordinasi dengan Pemkab Majene di rumah Bupati Majene, Kamis (25/2/2021).

 

Kata Lukman, pengaduan masalah perangkat desa cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Pelaksanaan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa tidak dilaksanakan sesuai prosedur dikarenakan lemahnya akuntabilitas penyelenggara.

 

Ombudsman Sulbar menyarankan Bupati Majene untuk memerintahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memaksimalkan sosialisasi dan supervisi pada kepala desa. Untuk memperjelas mekanisme pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

 

“Sosialisasi yang dilakukan sebaiknya dilengkapi dengan instrumen ataupun modul yang menjadi pegangan,” kata Lukman Umar.

 

Selain itu, lanjutnya, disarankan pula bupati bersurat pada camat untuk menetapkan standar pelayanan dalam pemberian rekomendasi pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

 

Bukan itu saja, kepala desa pun perlu dilayangkan surat pemberitahuan. Penekanannya agar kepala desa menerapkan tertib prosedur dan administrasi dalam proses pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Sekaligus agar kepala desa meningkatkan literasi dan referensi peraturan mengenai prosedur tersebut.

 

“Juga agar kepala desa menetapkan instrumen dalam pelaksanaan tugas manajerialnya sebagai kepala desa untuk proses pembinaan dan evaluasi kinerja perangkat desa,” jelasnya.

 

Bupati Majene, Lukman merespon baik saran dari Ombudsman Sulbar. Ia berjanji memerintahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut. (*)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler