Connect with us
alterntif text

Regional

Pengusaha UMKM Persembahkan Penghargaan ke-185 untuk Walikota Parepare

Published

on

Pengusaha UMKM Persembahkan Penghargaan ke-185 untuk Walikota Parepare

PAREPARE — Hari Jadi Parepare diwarnai aksi demonstrasi dari aliansi peduli UMKM, Rabu (17/2/2021. Mereka menuntut jam malam dilonggarkan hingga pukul 24.00 WITA. Pasalnya, pembatasan jam malam dinilai merugikan pedagang kecil.

Sebagai bentuk kekecewaan, pendemo memberi penghargaan ke Walikota Parepare Taufan Pawe. Itu atas berhasilnya memutus mata rantai pencaharian masyarakat. Itu menjadi penghargaan ke-185.

Selain itu, sejumlah seniman yang ikut dalam aliansi UMKM mempersembahkan live musik saat demo. Tampak pengusaha elekton dan biduan menyanyi dan berjoget.

“Katanya mau memulihkan ekonomi, tapi membatasi pedagang. Itu artinya mematikan ekonomi,” pekik salah seorang pendemo di depan Kantor Walikota Parepare.

Jenderal Lapangan Aksi, Hasdar Bachtiar menegaskan jika tuntutan mereka tidak digubris, maka UMKM kembali demo. Tentunya, kata dia, dengan massa yang lebih besar.

“Setidaknya ada 20 persen peluang tuntutan kami diterima. Jika tuntutan tidak penuhi kami kembali turun dengan aksi yang lebih besar,” kata dia.

Sekda Parepare Iwan Asaad menerima perwakilan pendemo di dalam Kantor Walikota. Ia segera menyampaikan aspirasi itu ke Forkopimda.

“Tidak ada keputusan dari saya . Ini hanya menerima aspirasi. Kemudian keputusannya pada satgas dari Forkopimda. Tuntutan (pendemo) akan kita kaji bersama Forkopimda,” jelas dia.

Sekadar diketahui, baru-baru ini Pemkot Parepare kembali memperpanjang pembatasan jam malam. Itu berlaku mulai 14 Februari hingga 22 Februari 2021. (rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler