Connect with us
alterntif text

Regional

Tegas! Fraksi Nasdem DPRD Parepare Tolak Jam Malam Diperpanjang

Published

on

PAREPARE — Fraksi Nasdem DPRD Parepare dengan tegas menolak jika pembatasan jam malam diperpanjang. Terlebih, Instruksi Mendagri (Inmendagri) terkait PPKM tidak menyebutkan Parepare secara khusus.

“Surat edaran Walikota merujuk ke Inmendagri itu. Sementara Inmendagri itu dikhususkan kepada daerah Jawa dan Bali yang memang tinggi tingkat penyebaran Covid-19-nya,” ujar Ketua Fraksi Nasdem DPRD Parepare Yasser Latief, Senin (8/2/2021).

YL menegaskan Fraksi Nasdem menolak perpanjangan jam malam jika tak melibatkan DPRD. Yasser juga meminta agar para pelaku usaha dilibatkan saat menyusun aturan.

“Saya selaku Ketua Fraksi NasDem tidak setuju jika nantinya aturan baru diterbitkan tanpa melibatkan DPRD dalam perumusan,” tegas dia.

YL ingin aturan baru itu dibahas secara kolektif. Perlu melibatkan DPRD dan pelaku usaha. Agar, kata dia, aturan itu tidak merugikan siapa pun.

” Jangan hanya memikirkan cara memutus mata rantai Covid-19. Tapi juga sangat perlu dipikirkan agar usaha masyarakat bisa tetap jalan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Apalagi tidak ada kompensasi pemerintah,” tuturnya.

alterntif text

Kritik keras juga datang dari Legislator Nasdem Suyuti. Pria yang akrab disapa SYT itu menyebut aturan pembatasan jam malam merugikan pedagang kecil. Aturan itu, kata dia, tidak relevan dengan visi pemulihan ekonomi.

“UMKM menjerit karena aturan itu. Mereka juga sudah demo. Bukti jika mereka resah dengan aturan itu. Jangan sampai diterbitkan aturan baru namun pemulihan ekonomi tidak dipikirkan,” ungkap dia.

Sekda Parepare Iwan Asaad tak memberi tanggapan lebih jauh. Namun, ia segera menyampaikan ke Ketua Satgas Covid-19 dan Forkopimda terkait komentar dewan.

“Informasi yang berkembang di DPRD akan kami laporkan ke Ketua Satgas Covid-19 dalam hal ini Walikota Parepare dan Para Wakil Ketua Satgas Covid-19 yang juga para Forkopimda,” ucapnya.

Sebagai informasi, surat edaran pembatasan aktivitas perdagangan berakhir hari ini (8/2/2021). Hingga saat ini Pemkot Parepare belum menerbitkan aturan baru.

Namun Mendagri Tito Karnavian kembali menerbitkan Inmendagri terkait PPKM mikro. Dalam aturan itu disebutkan pembatasan aktivitas hingga jam 9 malam. Aturan itu dikhususkan untuk beberapa daerah. Parepare Sulsel tidak termasuk. (rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler