Connect with us
alterntif text

Regional

40 Hari AGH Muhammad Makkah Abdullah; Ulama sekaligus Aktivis, Pengajar, Cendekiawan dan Politisi

Published

on

Tepat 40 hari yang lalu KH Muhammad Makkah Abdullah berpulang. Ia menghembuskan nafas terakhir pada usianya yang ke-90, pada 23 Desember 2020 lalu.

Kiai Makkah dikenal sebagai sosok ulama, cendekiawan, politisi, dan pengajar.

Beliau berhasil menghapal Alquran tiga puluh juz di usia 21 tahun. Sebuah prestasi yang luar biasa pada masa itu.

Usai menyelesaikan pendidikan di SR dan MIT, Kiai Makkah memilih melanjutkan pendidikan di SMP UPRI dan Sekolah Menengah Tinggi Yogyakarta.

Beliau lalu kuliah di IAIN Alauddin Cabang Parepare (sekarang IAIN Parepare). Ia mencatat sejarah dengan mendirikan dan menjadi ketua pertama PMII di Parepare.

Selepas menjalani pendidikannya, Makkah mengawali karirnya di Pengadilan Agama. Sebab dinilai ulet dan rajin, Kiai Makka dipindahtugaskan di IAIN Alauddin Cabang Parepare sebagai Kepala Tata Usaha. Karirnya terus melejit dan mulus.

alterntif text

Selanjutnya, ia memilih terjun di dunia politik. Ia menggeluti perpolitikan Parepare lewat Partai Nahdlatul Ulama (NU). Lagi-lagi berjalan mulus. Makkah jadi Anggota DPRD pengganti. Ia pun terpilih kembali menjadi Legislator Partai NU periode 1971-1976.

Perjalanan karir politiknya berbanding lurus dengan kesuksesannya menduduki jabatan strategis di Pengadilan Agama Sidrap. Ia menjabat sebagai Ketua tahun 1976 hingga 1987.

Memasuki Purna Bhakti sebagai Ketua Pengadilan Agama Sidrap, Kiai Makka kembali melirik perpolitikan di Bumi Nene Mallomo. Ia kembali terpilih jadi anggota DPRD Sidrap periode 1992 hingga 1997.

Ia juga sempat menduduki jabatan penting di organisasi keagamaan. Yakni menjadi Ketua Majelis Dakwah Indonesia (MDI), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), sampai menyelesaikan sisa usianya mengabdi di Pondok Ma’had DDI Pangkajene. Almarhum selama hidupnya juga giat menerjemahkan kitab-kitab ke bahasa Bugis. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler