Connect with us
alterntif text

Sulawesi Barat

Tiga Warga Majene Belum Ditemukan Pasca Gempa Bumi, Sebelas Meninggal Dunia

Published

on

Rumah ambruk akibat gempa bumi di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar. (Edyatma Jawi/Tegas.id)

MAJENE — Tiga orang korban gempa bumi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan belum ditemukan hingga saat ini, Kamis (21/1/2021)

Berdasarkan rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene, ketiganya berasal dari Dusun Aholeang, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda. Diantaranya, Ahmad, Nurlia dan Nurfatma.

Diduga seluruh korban tertimbun bangunan dan longsor akibat gempa bumi. Hingga kini tengah dikerahkan alat berat ke Dusun Aloheang untuk akses evakuasi korban.

Hingga kini, BPBD Majene juga mencatat sebelas warga yang meninggal dunia akibat gempa bumi. Sepuluh diantaranya merupakan warga Kecamatan Malunda dan satu lainnya dari Kecamatan Tubo Sendana.

alterntif text

Selain korban jiwa, ratusan warga dilaporkan mengalami luka-luka. 64 luka berat, 215 luka ringan dan 275 luka sedang. Sementara 24.250 warga mengevakusi diri di 25 titik pengungsian.

Gempa bumi juga mengakibatkan 1.150 rumah warga di Kecamatan Malunda, Ulumanda dan Tubo Sendana rusak. Objek vital lain pun ikut rusak. Diantaranya, Kantor Koramil Malunda, Puskesmas Ulumanda, Puskesmas Kabiraan, Kantor Desa Kabiraan dan Puskesmas Salutambung.

Tak terkecuali fasilitas pendidikan. Setidaknya, BPBD mencatat 15 sekolah rusak. Terdiri dari 13 bangunan Sekolah Dasar (SD) dan dua Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sampai saat ini pun terdapat sembilan daerah yang aksesnya tertutup longsor. Diantaranya, Dusun Aholeang Desa Mekkatta, Dusun Salubiru dan Salurindu Desa Salutahongan, Desa Sambabo, Kabiraan, Tandeallo, Ulumanda, Popenga dan Desa Panggallo. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler