Connect with us

Politik

Kamaluddin Kadir Perjuangkan Kuota P3K Guru Honorer Parepare

Published

on

PAREPARE — Ketua Komisi II DPRD Parepare Kamaluddin Kadir menggelar temu konstituen di Gedung Aisyiyah Minggu (20/12/2020). Ia menerima sejumlah aspirasi dari warga dapil Ujung.

Salah satu yang mencuat yakni permintaan kuota P3K guru honorer. Hal itu diutarakan salah seorang guru honorer di SDN 29 Parepare, Ruhanna. Ia meminta agar guru yang berusia 35 tahun ke atas bisa masuk P3K.

“Minta tolong pak semua guru honorer di atas usia 35 tahun ke atas diangkat semua jadi guru P3K,” ujarnya kepada Kamaluddin Kadir.

Hal itu juga diungkapkan salah seorang guru honorer di SMK 3 Muhammadiyah Parepare Rival. Ia menyampaikan dirinya sudah mengabdi selama tiga tahun.

“Saya minta dibantu untuk masuk P3K pak. Saya sudah mengabdi tiga tahun di SMK 3 sebagai guru honorer,” ucapnya.

Kamaluddin mengatakan siap memperjuangkan aspirasi itu. Terlebih dirinya sudah pernah melakukan kunjungan kerja ke Kemenpan RB dan Kemendikbud terkait kuota P3K.

“Kuota se-Indonesia itu ada satu juta. Kita upayakan kuota untuk Parepare. Nah nanti itu P3K diterima yang berusia 20 sampai 59 tahun,” jelasnya.

Selain P3K, ada juga aspirasi perbaikan jalan, penerangan lorong hingga pengaspalan. Kamaluddin siap menindaklanjuti ke dinas terkait.

“Kita tentu cek dulu semua aspirasi yang dimaksud. Kemudian mengkoordinasikan ke dinas terkait. Atau saya bisa masukkan juga di pokok pikiran,” pungkasnya.

Untuk menghindari kerumunan, Kamaluddin menerima aspirasi lewat tulisan. Konstituen yang menyampaikan langsung aspirasinya dibatasi.

Reses itu digelar dengan protokol kesehatan ketat. Warga wajib memakai masker. Mengukur suhu, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler