Connect with us
alterntif text

Business

Esai; Cara Aman Berbelanja pada Masa Pandemi

Published

on

gambar : Tribunnews.com

 

Penulis: Devi Roselina Adelia (Mahasiswi Universitas Islam Indonesia)

Belanja merupakan aktivitas yang digemari masyarakat, khususnya kaum ibu. Akan tetapi, pada masa pandemi seperti saat ini, kegiatan berbelanja mengalami perubahan. Menteri kesehatan telah memberikan panduan mengenai protokol kesehatan virus corona dalam berbelanja yang harus dipatuhi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Walaupun sebenarnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan pernyataan bahwa, dari bukti yang telah ada, virus corona umumnya menyebar dari orang ke orang, bukan dari produk pangan. Meskipun begitu, masyarakat tetap dihimbau untuk tetap menjaga kualitas pangan yang dibeli serta tetap mematuhi protokol kesehatan saat berada di luar rumah.
Adapun yang harus dilakukan pada saat hendak berbelanja di pusat perbenjaan diantaranya;

Menggunakan masker
Virus corona umumnya dapat menular melalui cairan tubuh yang keluar dari bagian-bagian tubuh seperti, mulut dan hidung seseorang yang terinfeksi. Ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin, terdapat cairan yang keluar dari mulut atau hidungnya, kemudian cairan tersebut terhirup oleh orang lain. Apabila hal itu terjadi, orang yang menghirup cairan tersebut akan berpotensi besar terpapar virus corona juga. Akan tetapi, apabila kedua orang tersebut menggunakan masker, kemungkinan akan tertular virus corona menjadi mengecil karena masker mampu menghalau percikan air yang keluar saat seseorang berbicara, batuk, hingga bersin.

Menjaga jarak dengan orang lain

Demi menghentikan penyebaran virus corona, masyarakat diinstruksikan untuk menjaga jarak antar sesama manusia, tidak berkerumun karena dapat berdampak fatal apabila terdeteksi terdapat salah seorang yang terinfeksi virus corona. Jarak minimal untuk berinteraksi dengan seseorang minimal satu meter.

alterntif text

Hanya menyentuh barang yang akan dibeli
Sebelum masa pandemi berlangsung, umumnya pembeli akan memegang produk serupa demi mendapat barang yang paling baik. Namun, di era pandemi seperti sekarang, kegiatan tersebut harus dihindari untuk mengantisipasi virus corona menempel pada kemasan produk.

Pilih pembayaran nontunai
Yang dapat dilakukan masyarakat demi mengurangi kontak langsung saat bertransaksi adalah dengan menggunakan metode pembayaran nontunai. Hal tersebut dinilai dapat menjadi upaya penekanan penyebaran virus corona karena uang kertas dapat memungkinkan menjadi sumber penyebaran virus corona.
Apabila tidak memungkinkan menggunakan metode pembayaran nontunai, segera lakukan pembersihan pada tangan setelah menerima uang kertas.

Mencuci tangan setelah berbelanja
Menjaga kebersihan tangan merupakan langkah penting yang harus dilakukan agar terhindar dari penyebaran kuman. Centers for Disease Control and Prevention telah mempublikasikan bahwa, alasan seseorang mudah tertular penyakit adalah karena tidak mencuci tangannya dengan benar. Oleh karena itu, mencuci tangan setelah memegang kemasan, sebelum mengeluarkan makanan dari kemasan, sebelum memasak, dan sebelum makan, haruslah dilakukan.

Membersihkan barang yang baru dibeli
Untuk menghindari kekhawatiran virus corona menempel pada produk yang kita beli, membersihkan kemasan dengan menggunakan hand sanitizer, alkohol, atau tisu basah, merupakan langkah yang tepat. Akan tetapi, untuk membersihkan sayuran dan buah-buahan, gunakan air mengalir dan sabun khusus untuk makanan sudah lebih dari cukup.

Himbauan tersebut telah dirancang WHO sebaik mungkin guna mengurangi penyebaran virus corona. Sebagai masyarakat yang bijak, kita harus senantiasa melakukan pencegahan-pencegahan yang memicu penyebaran virus corona dan tidak melakukan panic buying karena dapat merugikan sesama.

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler