Connect with us
alterntif text

Regional

Komisi II DPRD Dukung Pelayanan RS HAH Parepare Berjalan Optimal

Published

on

PAREPARE — Komisi II DPRD Parepare berkunjung ke rumah sakit Hasri Ainun Habibie, Rabu (18/11/2020). Mereka meninjau pelayanan kesehatan di RS regional itu.

Rombongan Komisi II mengunjungi setiap poli yang menerima pasien. Sementara, RS HAH itu membuka 12 Poli rawat jalan. Pelayanan dibuka untuk pasien non BPJS. Bagi warga Parepare bisa berobat gratis. Cukup bawa kartu keluarga dan KTP.

Ketua Komisi II DPRD Kamaluddin Kadir meminta agar pelayanan di RS tersebut tak lagi dihentikan. Ia berharap pelayanan terus berjalan hingga bisa melayani secara optimal.

“Kita tidak mau pelayanan berhenti sejenak lalu buka lagi. Buka untuk seterusnya. Sambil beroperasi, sambil membenahi sarana prasarananya. Hingga bisa secepatnya mengurus akreditasi,” kata Legislator Gerindra itu.

“Intinya kami mendukung agar pelayanan di RS HAH Parepare ini segera berjalan optimal. Prasarananya memadai dan perizinannya segera terpenuhi,” ujarnya.

alterntif text

Kamaluddin juga berharap pihak RS massif mensosialisasikan pelayanan itu. Sehingga, kata dia, RS bisa menjadi rujukan kedepannya. Ia meminta agar RS itu kedepannya bisa dikelola secara mandiri.

“Kita harap kedepannya RS Hasri Ainun Habibie bisa mandiri. Bisa jadi BLUD. Atau nanti menjadi tanggung jawab pemprov. Agar asas manfaatnya bisa dirasakan warga Sulsel dan khusus di Parepare,” pintanya.

Plt Direktur RS Hasri Ainun Habibie dr Renny Anggareny menjelaskan optimalnya pelayanan RS itu butuh 3-5 tahun. Tetapi, pihaknya berupaya mempercepat proses itu.

“Kita akan cari sumber-sumber pendanaan untuk melengkapi sarana prasarana rumah sakit ini. Agar pelayanan bisa segera berjalan optimal,” jelasnya.

Renny menyebutkan RS HAH segera membuka layanan rawat inap. Hanya saja, difokuskan satu lantai dulu. Pelayanan di RS HAH dilakukan secara bertahap.

“Kalau proses pelayanan kami lancar, kami segera buka untuk rawat inap. Kami urus perizinan dulu. Jika nanti kami buka rawat inap, kita fokuskan satu lantai saja,” pungkasnya. (rdi)

alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler