Connect with us
alterntif text

Regional

Banyaknya Pejabat PLT di Parepare Dinilai Hambat Arus Pemerintahan

Published

on

Foto: Ini Bengkulu

PAREPARE — Sejumlah jabatan penting di lingkup Pemkot Parepare diisi pelaksana tugas (Plt). Hal itu dinilai menghambat arus pemerintahan. Bisa memperlambat serapan anggaran.

Hal itu terungkap saat rapat Paripurna penyerahan Ranperda APBD 2021. Legislator PKB Andi Fudail interupsi. Ia meminta agar semua jabatan lowong diisi dengan pejabat definitif.

“Terkadang PLT ini tidak terlalu memahami pekerjaannya. Apalagi Kepala Dinas. Mereka harus memikirkan dua pekerjaan. Saya kira ini sudah perlu untuk didefinitifkan segera,” ucapnya, Senin (16/11/2020).

Persoalan pejabat PLT juga disorot Fraksi Nasdem. Lewat jubirnya, Suyuti (SYT) meminta agar Walikota segera mendefenitifkan pejabat PLT. Sehingga, sambung SYT, pemerintahan bisa berjalan efektif.

alterntif text

“Demi untuk efektivitasnya penyelenggaraan pemerintahan serta dalam upaya untuk mempercepat penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021,” ungkapnya, Selasa (17/11/2020).

Sebelumnya Walikota Parepare Taufan Pawe mengaku pejabat PLT segera didefinitifkan. Hanya saja, kata dia, masih tahap proses

“Itu masih sementara berjalan. Sementara berproses. Memang itu fakta dan tidak bisa kita pungkiri,” ungkapnya.

Jumlah pejabat pelaksana tugas di Parepare ada belasan. Ada Eselon II dan III. Berikut daftar SKPD yang dipimpin pejabat pelaksana tugas;

Dinas pendidikan dan kebudayaan, dinas lingkungan hidup, dinas kesehatan, dinas tenaga kerja, dan dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP3A).

Selanjutnya, Disdukcapil, dinas perdagangan, dinas perhubungan, Sekretariat DPRD, dan BKPSDMD. Tak hanya itu, Direktur RS Hasri Ainun Habibie dan Kepala Kesbangpol juga masih dijabat Plt. Ada juga Plt staf ahli. (rdi)

alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler