Connect with us
alterntif text

Politik

Warga Keluhkan Genangan Air, Dewan Minta Pemkot Parepare Benahi Drainase

Published

on

PAREPARE — Legislator PKB Andi Fudail meminta Pemkot Parepare membenahi saluran air. Ia menyebut banyaknya sedimen drainase menjadi pemicu genangan air.

Hal itu ia ungkapkan saat mengunjungi sejumlah titik saluran drainase di Soreang. Ia juga mengunjungi rumah warga yang terdampak genangan.

“Dinas terkait harus serius menangani persoalan ini. Terutama membenahi drainase. Sedimennya harus rutin dikeruk. Supaya genangan tidak lagi terjadi,” ujarnya, Minggu (8/11/2020).

Selain itu, Fudail membeberkan pemicu genangan air. Yakni jalur drainase yang berliku-liku. Menurutnya, itu juga menjadi pemicu air meluber hingga ke rumah warga.

“Saya temukan drainase yang berliku-liku. Itu menghalangi air mengalir. Apalagi air deras. Ada juga yang perlu diperluas untuk memperlancar saluran air,” bebernya.

“Saya sudah koordinasikan ke dinas terkait. Kami di DPRD akan kawal agar ini segera dituntaskan,” ucapnya.

alterntif text

Menurutnya, harus ada alternatif drainase lagi untuk menjadi pemecah arus air. Sehingga air tidak bertumpu hanya satu saluran saja.

Salah seorang warga di Soreang, Hasnah mengeluhkan genangan air yang masuk ke rumahnya. Ia meminta agar pemerintah mengeruk tumpukan sedimen dan sampah di drainase.”Saat hujan air masuk ke dalam rumah. Meja saya hancur terendam air. Air masuk dari saluran drainase,” keluhnya.

Plt Kepala DLH Parepare Samsuddin Taha mengatakan segera membenahi saluran drainase. Untuk jangka pendek, kata dia, pihaknya segera melakukan pengerukan.

“Kita akan lakukan pengerukan drainase. Untuk perencanaan kedepannya, kami akan perbaiki saluran. Utamanya kemiringan drainase untuk memperlancar air,” ungkapnya.

Sebelumnya, genangan air terjadi kota Parepare beberapa waktu lalu. Tak sedikit titik yang digenangi air. Hal itu terjadi akibat hujan deras. (rdi)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler