Connect with us
alterntif text

Regional

Serapan APBD 2020 Parepare Masih Minim, Belum Sampai Setengahnya

Published

on

Foto: Int

PAREPARE — Serapan APBD tahun 2020 Parepare masih minim. Belum setengahnya. Masih pada angka 45,69 persen dari total APBD Rp787,1 miliar. Padahal, sudah masuk triwulan ketiga.

Hal itu terungkap saat monitoring dan evaluasi Pemkot Parepare. Bappeda Parepare merilis capaian kinerja dan serapan anggaran 33 OPD.

RSUD Andi Makkasau paling cepat menyerap anggaran. Sudah mencapai 88,61 persen dari pagu SKPD Rp72,9 miliar. Sedangkan, performa yang paling buruk, Disperkimtan. Masih 20 persen dari pagu Rp13,9 miliar.

“Ada beberapa SKPD yang sangat rendah. Kurang lebih 20 persen. Dinas pendidikan. Sudah sangat rendah itu. Karena beberapa DAK-nya belum jalan. Sementara proses. Itu alasannya,” ungkap Kepala Bappeda Samsuddin Taha, Minggu (25/10/2020).

alterntif text

Meski demikian, Samsuddin menyebutkan ada SKPD yang serapannya rendah, tapi pembangunan fisiknya banyak. Yakni Dinas PUPR dan Disperkimtan.

“Dinas PUPR dan Perkimtan cukup rendah (serapannya). Tapi fisiknya bagus. 70 persenan. Karena kontraktor pelaksananya tidak ambil uang muka,” beber dia.

Plt Kepala DLH itu menyebutkan, semua SKPD diminta agar mempercepat penyerapan anggaran. Targetnya hingga awal November 2020 mendatang.

“Pak wali (Walikota Taufan Pawe) menantang semua SKPD. Dikasih waktu dua Minggu mengakselerasi penyerapannya. Sampai Minggu pertama November. Idealnya serapan saat ini di angka 70-75 persen,” ujar dia.

Perlu diketahui, ada tujuh SKPD yang serapannya belum mencapai 30 persen.
Disporapar 23,28 persen, Disnaker 24,91 persen, Dinsos 28,02 persen, Disperkimtan 20 persen, Dinas PUPR 29,38 persen, Dinas Kesehatan 25,60 persen, dan Disdikbud 20,82 persen. (rdi)

alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler