Connect with us
alterntif text

Regional

Ada Aturan Baru, BPJS Parepare Umumkan Perubahan Iuran

Published

on

PAREPARE — Kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Parepare mengumumkan adanya perubahan iuran.

Perubahan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 perubahan kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

“Perubahan itu terutama untuk segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau Mandiri,” ucap Kepala Cabang BPJS Parepare Muhammad Aras di Teras Empang Parepare, Jumat (7/8/2020).

Aras menguraikan perubahan iuran sesuai Perpres baru. Berikut tarif BPJS Kesehatan 2020 sebelum dan setelah naik (berlaku 1 Juli 2020):

*Sebelum kenaikan
Peserta mandiri kelas I: Rp 80.000
Peserta mandiri kelas II: Rp 51.000
Peserta mandiri kelas III: Rp 25.500

*Setelah kenaikan
Peserta mandiri kelas I: Rp 150.000
Peserta mandiri kelas II: Rp 100.000
Peserta mandiri kelas III: Rp 42.000

“Khusus untuk kelas III iuran periode Juli – Desember 2020, pemerintah memberi subsidi Rp 16.500 sehingga yang dibayarkan tetap Rp 25.500,” ujarnya.

Di tengah pandemi Covid-19, sambung Aras, BPJS melonggarkan pelanggan yang iurannya menunggak hingga enam bulan. Kebijakan itu berlaku hingga Desember 2020.

“Misalnya ada pelanggan menunggak 12 bulan, lalu BPJS-nya nonaktif. Maka bisa diaktifkan kembali jika melunasi tunggakan enam bulan plus satu bulan yang berjalan,” pungkasnya. (rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler