Connect with us
alterntif text

Regional

Anggaran Covid-19 Rp16 M, Parepare Baru Gunakan Rp4 M

Published

on

Foto: Indovizka

PAREPARE — Realisasi Anggaran Covid-19 di Parepare dinilai masih terbilang rendah. Dari total anggaran Rp16 miliar, realisasinya baru 4 persen atau sekira Rp4 miliar.

“Kalau pemerintah serius memikirkan dan membantu masyarakat anggaran yang 9,2 milyar (Belanja Tak Terduga) untuk corona itu saya fikir masih terlalu kecil,” ujar Ketua Komisi III DPRD Parepare Rudy Najamuddin, Kamis (6/8/2020).

Sementara Ketua Fraksi Nasdem DPRD Parepare Yasser Latief mengatakan realisasi anggaran itu sebaiknya difokuskan untuk pemulihan ekonomi. Tujuannya, agar roda perekonomian di Parepare terus berjalan.

“Terutama bantuan modal stimulan bagi pelaku UMKM agar usahanya kembali berjalan,” ucap dia.

Sementara, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Parepare Jamaluddin Achmad menguraikan SKPD dengan realiasasi anggaran terendah dan tertinggi.

“Yang rendah itu dinas kesehatan dan rumah sakit (RSUD Andi Makkasau). Yang realisasinya tinggi itu rata-rata SKPD seperti Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Disporapar, Dinas PKP, DPMPTSP, Dinas Perdagangan, dan Kecamatan,” urainya.

Diketahui, dana Covid-19 Parepare bersumber dari realokasi dan rasionalisasi anggaran. Tahap pertama sebesar Rp8,35 miliar lalu ditambah di tahap kedua Rp7,7 miliar. Totalnya Rp16 miliar. (rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler