Connect with us
alterntif text

Nasional

Hoax Video Penemu Obat Covid-19, Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi

Published

on

(gambar: Grid)

JAKARTA — Video seorang yang disebut profesor bernama Hadi Pranoto yang diunggah channel youtube oleh akun @duniamanji pada sabtu 31 juli 2020 lalu akhirnya berbuntut panjang.

Video itu menuai banyak kecaman dari banyak kalangan mulai menteri kesehatan, akademisi, ikatan dokter, influencer hingga masyarakat luas. Termasuk Advokat dan Praktisi Hukum Muannas Alaidid.

Ketua Umum Cyber Indonesia ini menilai ada beberapa hal dalam konten interview itu terindikasi berita bohong bahkan mengarah pada dugaan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat 1, Pasal 15 UU No.1 Tahun 1946 dan Pasal 28 ayat 1 UU ITE mengingat ternyata ada produk herbal yang ditawarkan, tentu bahaya bila dibiarkan, maka perlu proses hukum untuk meluruskan agar masyarakat tidak dibuat bingung.

Pernyataan Prof. Hadi Pranoto yang dianggap berbahaya tersebut antara lain :

Soal biaya rapid dan swab test dengan metode yg dia miliki melalui digital technologi yg jauh lebih efektif cuma 10rb sampai 20rb. padahal kita tahu di Rumah Sakit selama ini biaya yang dikeluarkan masyarakat diketahui ratusan ribu hingga jutaan. jangan sampai masyarakat berpikir dibodohi dan diperas ternyata semua akal-akalan dan mencari keuntungan semata.

Begitu juga soal katanya sudah ada *penemuan obat* kita tahu IDI sendiri membantah tak ada izin klinik untuk itu dan yang bersangkutan tak terdaftar dalam Database IDI kemudian diperkuat pernyataan Menkes bahwa penemuan tidak jelas dan sebagainya.

Termasuk penelusuran klaim dirinya adalah salah satu dari empat sampai lima tim medis dunia yang berkualitas dan pihak yang mampu menemukan obat covid.

ini tentu berbahaya kalo masyarakat percaya bahwa karena ternyata obatnya sudah ditemukan, kemudian jangan sampai orang berpikir merasa tidak perlu lagi menggunakan masker, jaga jarak atau mengikuti protokol kesehatan sebagaimana yang sudah diterapkan, jelas sikap ini bertentangan dengan upaya pemerintah untuk menekan kurva covid agar korban tidak meluas.

Sehubungan dengan itu Cyber Indonesia mengambil inisiatif melaporkan resmi ke SPKT Polda Metro Jaya dengan barang bukti 1 USB berisi Link URL Konten, Transkrip Percakapan dan Screenshot Tangkapan Gambar pada :

Hari/Tgl : 3 Agustus 2020
Pukul : 17.00 Wib.
Bertempat : SPKT Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman No. 55 Jaksel.

Demikian disampaikan agar menjadi pembelajaran semua pihak untuk bijak dalam bermedia sosial apalagi terhadap para publik figur yang punya voter dan follower besar. (*)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler