Connect with us
alterntif text

Regional

Buku ‘Kincir Angin Membelah Bukit Pabbaresseng’ Terbit, Bupati Sidrap Sampaikan Pujian

Published

on

SIDRAP — Bupati Sidrap Dollah Mando mengapresiasi terbitnya buku ‘ Kincir Angin Membelah Bukit Pabbaresseng’. Buku itu merupakan karya penulis Rahmat Ahmad.

Dollah menyambut baik inisiatif pemuda dalam mengembangkan bumi Nene Mallomo lewat buku yang sudah dicetak secara mandiri.

“Ini akan kita cetak juga lewat Pemda Sidrap dan Pihak PT UPC Sidrap Bayu Energi,” katanya.

“Buku Ini akan menginspirasi bahwa anak anak bisa meraih cita-citanya lewat semangat dan usaha yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Disamping itu kata Dollah pembangunan ruang kelas alam dan asrama akan dioptimalkan untuk peserta yang akan berpartisipasi baik dari Sidrap maupun daerah tetangga.

“Sekali lagi kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada penulis yaitu Akmal dan Rahmat Ahmad yang telah memberi warna pendidikan dan literasi buat generasi kedepan,” ujarnya.

Rahmat Ahmad mengungkapkan keikhlasan bekerja dan mengembangkan bahasa Inggris dibumi Nene Mallomo menjadi motivasinya dalam menyusun buku itu.

Kondisi pandemi Covid-19 tak membuat dirinya gentar. Bahkan memaksimalkan kondisi itu sebagai inspirasi merangkai kata dalam buku itu. Terlebih kondisi itu menjadi bahan pengalaman yang akan dituangkan dalam tulisannya.

“Bukan hanya mengajari anak anak disana Bahasa Inggris tapi melatih percaya diri dan kepemimpinan mereka baik masyarakat setempat maupun pelajar di Sidrap pada umumnya,” ungkpnya

Sejak bulan April 2020 mereka menulis buku ini sampai awal Juli dengan 4 kali editan dari penerbit ‘Deepublish’ Sleman Yogyakarta.

Secara singkat buku ini bercerita tentang awal mula kincir di Bukit Pabbaresseng, mulai pemanfaatan masyarakat dengan adanya perusahaan ini, hingga pengembangan sumber daya manusia masyarakat disekitar kincir.

“Kami mencoba hadir berdiskusi dengan warga sekitar dan pihak pemerintah desa, kecamatan dan Pemda Sidrap untuk memecahkan persoalan pokok masyarakat dan anak anak mereka,” katanya.

“Program ini berjalan dikarenakan telah terlihat nyata bahwa bahasa Inggris ini penting untuk dipelajari dan bisa saja kedepan masyarakat disinilah yang akan mengelola perusahaan internasional ini dengan skill dan kapasitas yang memadai,” imbuhnya.

“Buku ini juga kita harapkan bahwa bisa memotivasi teman teman guru dan pemuda untuk berkarya lewat tulisan karena ini juga jadi bagian dari pengembangan diri guru untuk naik pangkat,” pungkasnya. (rls)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler