Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Tuntutannya Terlalu Ringan, Jaksa Kasus Pemerkosaan di Parepare Diperiksa Kejati

Published

on

Wakajati Sulsel Risal Nurul Fitri (Foto: Ost)
alterntif text

PAREPARE — Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sulsel turun tangan memeriksa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Parepare terkait kasus asusila anak yang menjadi sorotan publik, Jumat (10/7/2020).

Hal itu menyusul tuntutan tujuh bulan JPU yang dinilai ringan kepada pelaku asusila anak. Tim pemeriksa Kejati Sulsel dipimpin Wakajati Risal Nurul Fitri.

“Kami melakukan inspeksi kasus. Masih dalam pemeriksaan terhadap pejabat struktural maupun Kepala Seksi yang terkait dengan proses penanganan kasus tersebut,” ungkapnya Risal kepada awak media.

Risal membeberkan dari hasil pemeriksaan itu akan disimpulkan apakah ada pelanggaran prosedur penanganan terkait kasus asusila anak yang melibatkan dua terdakwa.

“Kita lakukan pemeriksaan dulu. Nanti baru dapat kita nilai apakah ada pelanggaran prosedur penanganan perkara atau tidak. Nanti saya jawab setelah dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Mantan Kajari Parepare itu menegaskan, jika pihak Kejari terbukti ada pelanggaran prosedur penanganan pada kasus tersebut, maka Kejati siap menjatuhi sanksi.

alterntif text

“Pasti digugat. Pejabat struktural dan jaksa yang menangani akan dijatuhi sanksi pelanggaran disiplin. Bisa pencopotan jabatan, penurunan pangkat, dan bisa peringatan tertulis,” beber dia.

Terkait dugaan pemalsuan surat perdamaian yang diterima Kejari dari pengacara juga sedang diteliti pihak Kejati. Surat itu diprotes ibu korban lantaran tertera nominal Rp10 juta. Berbeda yang dikantongi ibu korban yakni surat tanpa ada nominal itu.

“Surat perdamaian itu juga kita teliti. Jika itu terbukti dipalsukan, yang berbuat harus melalui proses hukum,” tegasnya.

Setiap proses sidang perkara, kata Risal, Jaksa harus melindungi kepentingan korban. Ia menegaskan JPU harus berlaku netral. Tak boleh ada kesan melindungi salah satu pihak.

“JPU itu tugasnya penegakan hukum, tapi dalam perkara anak harus diperhatikan dengan baik,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan massa melakukan demo di Kejari Parepare. Mereka mendesak JPU melayangkan banding terkait kasus asusila anak. (rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler