Connect with us
alterntif text

Politik

Matangkan Pengawasan Coklit, Bawaslu Majene Hadirkan KPU Rapat Bersama Panwascam

Published

on

Rapat persiapan pengawasan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih di Cafe Leba-leba, Kecamatan Tammerodo Sendana, Majene, Sulbar, Kamis (9/7/2020).
alterntif text

MAJENE — Bawaslu Majene menggelar rapat persiapan pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) dan pemutakhiran data pemilih bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Majene.

Rapat itu dihadiri Pimpinan Bawaslu Sulawesi Barat (Sulbar) Fitrinela Patonangi dan Anggota KPU Majene, Muh Subhan. Rapat berlangsung di cafe Leba-leba, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kamis (9/7/2020).

Ketua Bawaslu Majene, Syofian Ali menjelaskan, agenda tersebut sengaja menghadirkan KPU guna membangun kesepahaman antara penyelenggara teknis dan penyelenggara pengawasan. Sehingga tidak terjadi perbedaan pandangan terhadap regulasi dalam tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

“Kita tidak mau di lapangan terjadi perbedaan pendapat padahal satu regulasi,” ujar Syofian Ali.

Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HPPS) Bawaslu Majene ini mengimbau pengawas ad-hoc tingkat kecamatan hingga kelurahan dan desa agar lebih mengutamakan pencegahan. Langkah yang dilakukan yakni memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan penyelenggara teknis.

alterntif text

Anggota Bawaslu Sulbar, Fitrinela Patonangi mengapresiasi langkah yang dilakukan Bawaslu Majene. Itu dinilai sangat positif guna memperkuat sinergitas sekaligus memperkuat SDM pengawasan.

Menurutnya, proses pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih merupakan tahapan yang sangat krusial dalam penyelenggaraan pemilihan. Pengawas harus hadir pada proses tersebut untuk memastikan warga negara yang bersyarat tak kehilangan hak pilihnya.

Lebih lanjut Fitrinela menjelaskan, pengawas menjadi garda terdepan untuk memastikan penyelenggaraan pilakda yang berkualitas dan berintegritas. Itu dapat diukur dengan memastikan penyelenggaraan tahapan sesuai mekanisme, tata cara dan prosedural. Sekaligus tak menghilangkan substansi yang diharapkan.

Dalam rapat tersebut, Anggota KPU Majene, Muh Subhan banyak mengulas tentang PKPU Nomor 19 Tahun 2019 tentang pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota.

Muh Subhan juga membahas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana nonalam Covid-19. (*)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler