Connect with us
alterntif text

Ekonomi

Soal Kemudahan Perizinan, Parepare Jangan Malu Belajar dari Daerah Tetangga

Published

on

Yasser Latief
alterntif text

PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare diminta tidak segan mencontoh pelayanan perizinan di daerah tetangga. Hal ini diungkapkan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Parepare Yasser Latief, setelah studi banding sistem perizinan di beberapa daerah.

Menurut pria berlatarbelakang pengusaha ini, pemerintah pusat gencar meningkatkan pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha. Hal itu pun telah disambut sejumlah daerah dengan sejumlah terobosan, seperti memangkas jenis perizinan dan durasi pengurusannya. YL mengamati semua daerah yang ditempati studi banding menunjukkan semangat tinggi dalam memberi kemudahan perizinan.

“Di Pinrang misalnya, itu sudah jadi percontohan nasional. Bahkan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) pusat mengganjar Pinrang 3 besar dalam Penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Terbaik 2018,” jelas Yasser.

Mantan Ketua BPH Umpar ini mengurai sejumlah inovasi DPMPTSP Pinrang yang patut ditiru. Misalnya program SIAP BOSS (Sistem Informasi dan Aplikasi Perizinan Berbasis Online Single Submission) dimana seluruh layanan perizinan telah di proses dalam satu portal.

“Ini OSS program nasional yang sebenarnya sudah diterapkan sejak tahun lalu. Usaha bisa mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai pengganti beberapa jenis perizinan yang seharusnya sudah ditiadakan sesuai PP Nomor 24 tahun 2018. Seperti SITU dan SIUP, izin gangguan, dan sebagainya. Di Parepare, seabrek perizinan ini masih jadi syarat. Bahkan sepertinya belum diupdate di portal DPMPTSP Parepare,” beber YL.

alterntif text

Selanjutnya ada KONGSI (Kolaborasi Pembangunan Berbasis Investasi). KONGSI merupakan suatu insrumen yang memudahkan praktek kerjasama antar masyarakat dengan Pelaku Usaha (Investor). Pinrang juga memiliki Gerai Perizinan disingkat RAJIN merupakan inovasi pelayanan perizinan hingga kantor Kelurahan dan Desa yang terintegrasi dengan SIAP BOSS.

Selain itu, Pinrang memiliki agenda Pinrang Investment Forum (PIF). PIF adalah Forum yang mengusung tema Come Invest in Pinrang atau Collaborative Development Through Investment in Pinrang yang bertujuan memberikan berbagai informasi strategis kepada para investor, baik lokal maupun asing mengenai peluang-peluang investasi yang dapat dilakukan di Pinrang. Selanjutnya, setiap Selasa DPMPTSP Pinrang menggelar One Day Service.

“Parepare jangan malu-malu belajar dari tetangganya. Lihat pula Barru dengan Mall Pelayanan Publik (MPP) Masiga yang sudah beroperasi sejak awal tahun ini. Enrekang juga segera bikin MPP,” sentil YL.

Dewan, sambung YL, tidak ingin jika di Parepare melekat stigma ‘jika bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah’. Semakin mudah dan cepat perizinan usaha, maka roda perekonomian akan semakin kencang. Muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv/rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler