Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Kasus Asusila Anak di Parepare, Ibu Korban Merasa Disudutkan saat Persidangan

Published

on

Foto: Tribunnews
alterntif text

PAREPARE — Proses peradilan kasus persetubuhan terhadap anak R (15) yang merupakan warga Parepare dinilai janggal. Pasalnya, saat proses persidangan korban yang mestinya dibela justru merasa diintimidasi.

“Anak saya ini korban. Tapi saat persidangan justru seakan-akan anak saya yang terdakwa. Penasehat terdakwa selalu menyudutkan anak saya,” ujar Ibu Korban MS, Senin (22/6/2020).

Tak hanya itu, MS juga membeberkan kejanggalan saat proses sidang pertama yakni kronologis kejadian tidak dibacakan secara lengkap. Bahkan, sang ibu korban justru dituding lalai dalam menjaga anaknya.

alterntif text

“Kronologisnya tidak lengkap dibacakan. Tidak terungkap anak saya disekap dan dibegitukan (disetubuhi) di kamar kos. Padahal, sebelumnya anak saya juga dibegitukan dengan tujuh pelaku. Jadi ada dua laporan polisi yang terpisah,” bebernya.

Mirisnya, ibu korban mengungkap selama dalam masa laporan hingga persidangan anaknya tak didampingi maksimal. Hanya sekali didampingi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yakni saat visum dan pengobatan.

“Hingga saat ini dakwaan dari JPU pun tidak pernah kami terima. Hasil visum juga tidak pernah saya lihat. Saya hanya dengar di persidangan,” pungkas dia. (rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler