Connect with us
alterntif text

Regional

Yasser Latief Pimpin Tim YL Semprot Disinfektan di Masjid dan Rumah Warga

Published

on

Legislator Nasdem Parepare Yasser Latief saat memimpin penyemprotan disinfektan di rumah warga (Foto: Ardiansyah/ tegas.id )
alterntif text

PAREPARE — Legislator Nasdem Parepare Yasser Latief turun langsung menjinjing alat semprot disinfektan. Ia bersama timnya menyemprot ke masjid dan rumah warga.

Hal itu merupakan instruksi dari Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Program Nasdem Peduli itu diinstruksikan untuk semua kader Nasdem di Indonesia.

Turun dengan puluhan timnya, Yasser menyisir rumah warga di sepanjang jalan Atletik dan Lasiming Parepare. Ratusan liter cairan disinfektan disemprotkan ke rumah warga. Ada pula yang dibagikan untuk warga.

alterntif text
Tim YL bagikan cairan disinfektan kepada warga

“Penyemprotan disinfektan ini dilakukan seluruh kader Nasdem di seluruh Indonesia untuk menunjukkan kepeduliannya dengan bersatu padu melawan penyakit Corona,” ujar dia, Rabu (25/3).

alterntif text

Khusus di masjid Ni’matullah, Yasser Latief tampak membagikan hand sanitizer. Tujuannya, kata dia, agar jamaah masjid steril dari virus Corona.

“Semoga upaya seperti ini, kita menjaga kebersihan dan kita bisa melewati masa-masa ketakutan kita dengan penyakit Corona ini,” kata dia.

YL -sapaan akrabnya- mengatakan warga merespons baik kegiatan ini. Terbukti dengan antusiasnya warga ingin rumahnya disemprot disinfektan. Selain itu, warga berbondong-bondong membawa botolnya mengambil cairan disinfektan itu.

“Alhamdulillah banyak warga yang mau disemprot (disinfektan) rumahnya. Namun, karena bahan baku disinfektan ini terbatas kami akan menambah lagi,” ujar YL.

Ia mengimbau pemerintah agar menyiapkan bahan baku cairan disinfektan ini. Alkohol maupun bayclin itu sulit ditemukan di toko dan apotek.

Salah seorang warga Jalan Atletik Eva (21) memuji penyemprotan disinfektan yang dilakukan tim YL tersebut. Untuk mencegah virus Corona menyebar di rumahnya Eva mengaku kesulitan karena tak punya cairan disinfektan.

“Banyak mi pak beredar itu Corona. Kami takut itu sampai menyebar ke rumah kami. Untung ada penyemprotan disinfektan ini,” ujar dia.(rdi)

alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler