Connect with us
alterntif text

Regional

Kasihan, Tukang Sapu Ini Diberhentikan Pemerintah Setelah Bekerja Bertahun-tahun

Published

on

Ilustrasi petugas kebersihan (foto: bersamaumroh)
  • Sengaja dijegal lewat modus tes ulang perekrutan ?

PAREPARE — Warga Kampung Mandar Kota Parepare Suwardi, tidak tau lagi harus memberi makan keluarganya dengan cara apa. Penghasilannya sebagai tukang sapu di Dinas Kebersihan, sudah sirna sejak ia diberhentikan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Pria yang juga imam mesjid di Kampung Mandar ini, bekerja sebagai penyapu jalan. Sejak subuh, ia sudah turun ke ruas-ruas jalan membersihkan sampah. Pekerjaan itu sudah ia lakoni sejak 2012 silam.

“Saya diberhentikan setelah ada tes perekrutan petugas baru,” kata ayah dari 6 anak ini.

alterntif text

Padahal ia sudah ikuti semua prosedur perekrutan. Saat pengumuman, namanya tidak lagi tercantum. Nasib serupa juga dialami beberapa rekannya.

Ia mengaku tidak tau alasan mengapa dirinya diberhentikan begitu saja. Padahal, ia terbilang petugas kebersihan yang rajin, juga tidak pernah membangkang.

“Saya cuma mau kerja yang halal untuk keluarga. Kalau tidak menyapu, harus bagaimana?,” ujarnya.

Sehari-hari selain menyapu dan menjadi imam mesjid, Suwardi juga kerja sebagai buruh bangunan untuk menghidupi keluarganya.

Patut ditunggu, apakah nasib Suwardi dkk juga akan mendapat perhatian pemerintah dan publik, sebagaimana kasus 29 petugas kebersihan beberapa waktu lalu. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler