Connect with us
alterntif text

Regional

Buntut Gaji Tak Dibayar, Petugas Kebersihan Parepare Segel Kantor DLH

Published

on

PAREPARE — Petugas kebersihan di Parepare menyegel Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Penyegelan merupakan buntut atas tidak dibayarnya gaji mereka selama sembilan bulan lamanya.

Dari pantauan awak media pagar Kantor DLH Kota Parepare disegel dengan rantai besi. Bahkan, dua motor pengangkut sampah juga tampak memalang pagar. Satu motor di dalam dan satu motor di luar pagar.

Tak hanya itu, petugas kebersihan itu juga membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Bayar dulu Baru Buka’.

Salah satu petugas yang menyegel kantor DLH mengatakan penyegelan itu merupakan bentuk kejenuhan mereka atas janji-janji Pemerintah yang akan membayar gajinya selama 9 bulan. Namun, tak kunjung menemukan titik terang.

“Kami hanya mau menuntut hak kami pak. Tidak ada yang lain. Karena tidak ada sampai sekarang, maka terpaksa kami lakukan aksi ini,” jelasnya, Selasa (10/12/2019).

Sementara, PLT Kepala DLH Kota Parepare, Samsuddin Taha yang hendak berkantor menemui petugasnya yang memblokade kantor DLH.

Ia mengatakan pihaknya berusaha mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan itu. Dengan kejadian itu, kata dia, akan menmbulkan persoalan lain.

“Sebagai PLT, Saya siap mempertanggungjawabkan. Aksi ini sudah diluar konteks. Saya tinggal menunggu petunjuk pimpinan. Kami juga sudah berusaha,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, 29 petugas kebersihan itu memulai penyegelan sejak malam kemarin dan mereka bahkan menginap untuk menjaga gerbang itu sampai pagi.

Hingga berita ini terbit, puluhan petugas kebersihan masih memadati halaman pagar depan Kantor DLH Kota Parepare. Mobil pengangkut sampah milik DLH Kota Parepare tidak ada yang beroperasi. (rdi)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler