Connect with us
alterntif text

Regional

DPRD Parepare Warning Plt Kadis Pendidikan, Jangan Intervensi Urusan PGRI

Published

on

PAREPARE — Kisruh PGRI dan Plt Kadisdikbud Parepare, Arifuddin Idris sampai di meja parlemen. PGRI kecewa, sejumlah guru SD/SMP tak diberi izin mengikuti Porseni di Barru.

Ketua Komisi II DPRD Kamaluddin Kadir meminta kedua pihak segera melakukan rapat internal untuk menyelesaikan persoalan ini. Menurutnya, ini hanya persoalan kesalahpahaman dan ego masing-masing.

“Kami di Komisi II DPRD memediasi kisruh antara PGRI-Disdikbud. Saya katakan tadi Disdikbud tak usah campuri urusan PGRI. Biarlah PGRI berjalan sesuai aturannya,” ujar Kamaluddin, didampingi legislator NasDem Suyuti dan legislator Demokrat Bambang Nasir.

Ketua PGRI Parepare, Anas Azis mengatakan guru SD dan SMP tak ada satupun yang ikut Porseni PGRI di Barru. Sebab, kata dia guru diintervensi oleh Disdikbud untuk tidak turut serta.

“Saya sangat menyesalkan. Parepare ini kota pendidikan. Seharusnya kita ikut berpartisipasi di ajang itu (Porseni PGRI),” ujarnya saat ditemui usai Hearing di Kantor DPRD Parepare, Selasa (3/12/2019).

Sementara, Plt Kadisdikbud Arifuddin Idris mengatakan tidak ada larangan dari pihaknya. Namun ia tak menampik dirinya tak mengeluarkan izin secara tertulis.

“Saya berani mengatakan memang tidak ada (Izin tertulis dari Disdikbud), imbuh dia.

Akibat minimnya partisipasi guru, prestasi Parepare di Porseni lalu pun jauh dari harapan. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler