Connect with us
alterntif text

Regional

Juara Karate Porkot Parepare Tak Dapat Hadiah, Forki dan KONI Saling Menyalahkan

Published

on

PAREPARE — Pekan Olahraga Kota (Porkot) Parepare resmi ditutup. Para atlet juara tampak bahagia menerima hadiah. Namun kebahagiaan itu tak dirasakan Meilani (13) juara 1 cabor Karate Kata.

Pasalnya, hingga penghujung acara penyerahan hadiah namanya tak kunjung disebut. Meilani saat ditemui di sekolahnya SMP negeri 7 Parepare, Selasa (3/12) mengaku kecewa dengan kejadian itu.

“Saya datang dibonceng sama om, dari jam 7 malam. Saya ikuti acara sampai selesai jam 10 malam. Saya tunggu nama ku dipanggil, tapi tidak ada. Piagam yang dijanjikan juga tidak ada,” keluh Meilani dengan raut wajah sedih.

Tak hanya Meilani, dua rekannya pun yang juara kedua dan ketiga mengalami hal yang sama. ” Padahal kami berharap dipanggil kedepan. Tapi ternyata tidak,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Terpisah, Ketua KONI Parepare Parman Parid mengatakan alasan tidak dipanggilnya atlet tersebut karena panitia cabor Karate Kata Tunggal Putri tingkat SMP, tidak menyerahkan nama pemenang.

“Tanyakan ke cabor, kenapa namanya tidak dilapor ke Koni, kenapa tidak dikoordinasikan kalau ada anak-anak tidak masuk dalam pemberian piagam, sementara dia di undang,” jelasnya, saat dihubungi via Whatsapp.

Pengurus Forki Parepare, Hidayat Talib menampik dirinya tak melaporkan ke KONI nama atlet juara.

“Kita sudah serahkan nama-nama pemenang ke panitia. Ada dua lembar saya berikan. Tapi kenapa panitia tidak sebutkan nama pemenangnya. ,” tegasnya.

Sekadar diketahui, penutupan Porkot itu dilangsungkan di Lapangan Tennis Rujab Wali Kota, Senin 2 Desember.(*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler