Connect with us
alterntif text

Regional

Simposium di Event Makassar Biennale Hadirkan Pembicara asal Parepare

Published

on

Simposium pada event pameran seni rupa internasional Makassar Biennale (MB) 2019
alterntif text

MAKASSAR — Hari kedua simposium pameran seni rupa internasional Makassar Biennale (MB) 2019 mengangkat tema kuliner. Kuliner menjadi salah satu sub-tema yang ditetapkan tahun ini yang akan digelar di empat kota: Makassar 1-15 September, Bulukumba 16-30 September, Parepare 1-15 Oktober, dan Polman 16-1 Oktober.

Simposium kedua yang dilaksanakan senin (2/9) di Gedung Kesenian Sulsel Societeit De Harmonie, MB mengundang pembicara yang seniman asal Parepare, Muslimin Mursalim. Pada acara dua tahunan ini juga mengundang Dias Pradadimara Dosen Ilmu Sejarah Universitas Hasanuddin.

Dalam acara tersebut kuliner dibahas begitu menarik. Salah satu yang disinggung Dias Pradadimara soal fenomena sosial makanan yang dikemas oleh perusahaan untuk dicap sebagai oleh-oleh kota yang dikunjungi, padahal makanan tersebut datangnya dari luar kota bahkan dari negara lain.

Berbeda dengan Dias Pradadimara, Muslimin Mursalim sendiri membicarakan sakralitas pada makanan. Menurut mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Amsir Parepare ini, sakralitas makanan tetap harus dijaga sebagai penghargaan terhadap makanan itu sendiri.

“Dari menyiapkan bahan, memasak, penyajian, sampai menikmati makanannya. Semua harus dijaga prosesnya,” jelasnya.

Selain menjadi pembicara di simposium, Muslimin Mursalim juga akan melakukan pameran di Parepare. Lewat pemaparan Muslimin Mursalim membuat para pengunjung simposium penasaran untuk datang nantinya ke acara MB di Parepare.

“Di Parepare sendiri nantinya akan ada pameran, diskusi, lokakarya, dan pertunjukan seni,” harapnya. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler