Connect with us
alterntif text

Regional

Kurtafati: Anggota Dewan Baru Jangan Jadi Stempel Eksekutif

Published

on

Sumber gambar : pemerintah.net
alterntif text

PAREPARE — Anggota DPRD Parepare Kurtafati mengingatkan para caleg terpilih, agar kedepannya tidak sekadar jadi stempel eksekutif, dan dipecundangi lewat Pimpinan DPRD.

Hal itu ia sampaikan, sekaitan dengan keinginan legislator Golkar Kaharuddin Kadir agar pembahasan APBD 2020 dipercepat mulai Juli ini. Artinya, para caleg terpilih bisa saja tidak berkesempatan membahas APBD, lantaran baru akan dilantik pada September.

“Saya sekadar menyampaikan dan mengingatkan dewan baru, supaya jangan jadi stempel eksekutif. Seperti kami (anggota dewan lama, red) yang terlanjur dipecundangi lewat pimpinan DPRD,” tulis Kurtafati, di grup WA ParepareTa, Jumat 13 Juni.

Legislator PAN itu mengibaratkan pembahasan APBD di DPRD Parepare dengan sindiran ‘kita yang masak, oranglain yang nikmati’.

Kurtafati merespons tanggapan Caleg PPP terpilih Rudy Najamuddin yang menyoroti keinginan Kaharuddin Kadir agar pembahasan APBD 2020 dipercepat.

“Saya setuju APBD (2020) dipercepat. Asal jangan melanggar aturan dan jangan pakai uang ketuk palu,” kata Rudy mengingatkan.

Sementara itu caleg terpilih lainnya, Yasser Latief turut menyoroti usulan itu, dengan menyebut Ketua DPRD terlalu bersemangat. “Kita ini bukan orang yang bodoh soal APBD,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kaharuddin Kadir mengusulkan agar pembahasan APBD pokok 2020 dipercepat mulai Juli 2019. Padahal, rentang waktu pembahasan APBD pokok bisa sampai Desember. Permendagri pedoman penyusunan APBD 2020 juga baru saja dirilis. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler