Connect with us
alterntif text

Regional

Ayo Berkunjung, Kincir Angin Sidrap ‘Disulap’ menjadi Objek Wisata

Published

on

alterntif text

SIDRAP — PLTB Sidrap menjadi salah satu ikon di Bumi Nene Mallomo, tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen di Wind Farm itu.

Desa Mattirotasi dan Desa Lainungan menginisiasi untuk membuka kunjungan wisata di kincir angin tersebut dalam pengawasan UPC Sidrap Bayu Energi.

Wisata kincir angin itu akan dibuka selama hari libur mulai tanggal 5 – 12 Juni pada pukul 07.00 – 17.30 khusus untuk tiang (WTG) 24.

Usman selaku koordinator perancang menjelaskan tujuan dibukanya wisata kincir angin yaitu sebagai langkah awal untuk memberdayakan PLTB.

“Program percobaan dua desa Mattirotasi dengan Lainungan untuk memberi wadah kepada masyarakat yang ingin menikmati suasana kincir angin ini,”ucapnya.

Pengunjung akan didampingi oleh pemandu untuk mengarahkan pada saat kita melakukan kunjungan di kincir angin.

Salah satu petugas wisata kincir angin, Faisal Rasyid membeberkan aturan-aturan yang harus dipatuhi pengunjung seperti dilarang menggunakan kendaraan roda dua dan mobil bak terbuka.

“Pengunjung diwajibkan menggunakan pengaman helm, rompi, dan sepatu yang telah disiapkan oleh penjaga,” jelasnya.

Wisata kincir angin ini tidak memungut biaya masuk atau gratis, hanya saja alat pengaman selama kunjungan seperti helm dan rompi disewakan masing Rp5000.

Sekadar diketahui, Kincir angin atau dikenal dengan PLTB itu terletak di Desa Mattirotasi Dusun Pabbaresseng yang pertama dibangun di Indonesia. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler