Connect with us
alterntif text

Regional

UMS Rappang Terima Dana Penelitian Dikti Rp299Juta

Published

on

SIDRAP — Di usianya yang sangat belia, Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang, terus melakukan pembenahan. Salah satunya dalam sektor penelitian. Tahun ini, mendapatkan dana penelitian dari Kementrian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Dikti) RI sebesar Rp 299 Juta.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor UMS Rappang, Dr Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si, di sela sela penandatanganan kontrak penelitian, dengan sejumlah dosen dan mahasiswa, yang dinyatakan lolos dalam penelitian yang didanai pemerintah tersebut, Kamis (11/4)

“ Dana ini besar, Tapi jika dibandingkan dengan universitas lainnya tentu sangat sedikit. Saya berharap di tahun mendatang jumlah penelitian, dengan berbagai skim bisa lebih ditingkatkan dan membawa UMS Rappang bisa sejajar dengan universitas bergensi lainnya, meski masih seumur jagung,” kata Jamaluddin Ahmad, optimis.

Ia juga memberikan ucapan selamat kepada dosen dan mahasiswa yang penelitiannya dinyatakan lolos pada tahun anggaran 2018 tersebut. Namun ia memberikan target, agar mereka yang sudah lolos, bisa mengajari dosen lainnya, khususnya dalam penelitian.

“ Ilmu itu, semakin diajarkan Insya Allah semakin bermanfaat. Saya berharap mereka yang lolos tahun ini, bisa menggaet dosen lainnya atau mahasiswa lainnya untuk penelitian tahun anggaran 2019. Minimal meningkat dari 12 penelitian menjadi 30 penelitian yang lolos,” targetnya.

Sekedar diketahui untuk tahun ini, UMS Rappang, mendapatkan dana dari pemerintah sebesar Rp 179 juta untuk skim Penelitian Dosen Pemula (PDP), ditambah dengan luaran Rp 30 juta. Sementara satu mahasiswa lainnya diberikan bantuan penyelesaian tesis Rp 42 juta, dan satu pengabdian masyarakat dengan total anggaran Rp 47 juta.

Sementara itu, Ketua LP2I STISIP Muhammadiyah Rappang, Herman Dema, pada kesempatan yang sama memperingatkan agar para dosen yang dinyatakan lolos dalam penelitian tersebut, menyiapkan segala proses administrasi, dan melakukan penelitian sesuai dengan aturan yang berlaku.

“ Bagi yang sudah lolos, agar memperhatikan aturan yang ada, dan merealisasikan luaran penelitian, seperti yang dijanjikan pada pengunggahan proposal penelitian beberapa waktu lalu,”ucapnya.

Lanjutnya, Ia mengingatkan untuk tetap memenuhi  aturan yang telah  ditetapkan.

“satu tidak mengikuti aturan, maka akan tentu berdampak pada institusi. Saya juga berharap penelitian berjalan di atas rel dan selesai tepat pada waktunya,”pungkasnya.(*)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler