Connect with us
alterntif text

Regional

Bupati Sidrap Tegaskan BPJS Gratis Hanya untuk Warga Miskin

Published

on

SIDRAP — Jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS kesehatan merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan berdasarkan UU Nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional dan dijabarkan melalui peraturan presiden ri nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan.

Sebagai salah satu program startegis nasional, jkn – bpjs tentu wajib kita dukung keberlanjutannya. oleh karena itu pada bulan desember tahun 2018 yang lalu, kami telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan bpjs dan menetapkan jumlah kepesertaan bpjs yang dibiayai dari dana integrasi apbd sidenreng rappang dan apbd provinsi sulawesi selatan tahun 2019 sebanyak 72.132 orang atau meningkat 15 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 62.577 orang dengan total anggaran sebesar 13,2 milyar lebih.

Disamping keterbatasan anggaran, penetapan jumlah kepesertaan bpjs didasarkan pada data penduduk miskin yang dikeluarkan oleh bps sidenreng rappang sebesar 5 (lima) persen dari jumlah penduduk atau setara dengan kurang lebih 15.000 jiwa. artinya jika informasi dan data kemiskinan yang selama ini kita banggakan terendah kedua di provinsi sulawesi selatan benar, maka seluruh warga miskin dan kurang mampu yang ada di kabupaten sidenreng rappang sudah tercover kepesertaan bpjsnya baik melalui program penerima bantuan iuran (pbi) yang bersumber dari apbn sebanyak 86.756 orang maupun yang dibantu dari dana pbi apbd sidenreng rappang sebanyak 72.132 orang sisanya yang tergolong dalam masyarakat mampu kami harapkan tetap menjadi peserta jkn – bpjs melalui jalur mandiri agar tercapai target cakupan kepesertaan menyeluruh (uhc) .

Apabila ada masyarakat yang terdaftar sebagai warga miskin dan kurang mampu yang belum memiliki kartu bpjs atau sudah punya kartu tapi tidak aktif, segera laporkan ke unit pengaduan layanan bpjs terdekat.

“Saya perintahkan kepada seluruh kepala desa/lurah, camat dan dinas sosial, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil untuk melakukan verifikasi data kemiskinan dan mempercepat proses pemberian surat keterangan warga miskin dan kurang mampu agar dapat didaftar dan diaktifkan kepesertaannya oleh bpjs,” kata Bupati Dollah Mando

Dengan kebijakan itu, paparnya, artinya pemerintah daerah telah melakukan efisiensi dan penghematan anggaran yang nantinya akan dialihkan untuk membiayai pembayaran hutang premi tahun sebelumnya, menambah upah tenaga kesehatan (pramubakti) dan membangun fasilitas untuk menunjang pelayanan kesehatan seperti poskesdes dan penyiapan pembangunan awal rumah sakit pratama di kecamatan Dua Pitue.

Olehnya, Dollah Mando menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dan terprovokasi dengan berita-berita yang tidak benar dan tidak berdasar.

Adanya informasi yang menyatakan bahwa pemerintah daerah kabupaten sidenreng rappang mencabut bpjs gratis sangat disayangkan di tengah kuatnya keinginan untuk mendorong upaya pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa jkn – bpjs adalah program nasional dan kewenangan pusat. daerah kabupaten tidak punya kewenangan untuk mencabut kepesertaan bpjs khususnya bagi warga miskin dan kurang mampu yang premi dan iurannya sudah disiapkan dan dibayarkan pemerintah pusat.,” ujarnya

Menurutnya, saat ini bukan saatnya pemerintah daerah mencari popularitas karena pemerintah daerah masih punya banyak program prioritas yang juga harus dikerjakan dan perhatikan.

“Saya harapkan demi kepentingan masyarakat luas dan pembangunan kabupaten sidenreng rappang yang kita cintai ini marilah kita bersatu menyelesaikan tantangan dan permasalahan daerah secara bijak dan bersama-sama agar kabupaten sidenreng rappang ke depan dapat lebih maju, religius, aman dan sejahtera sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan,” ujar Dollah Mando.(*)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler