Connect with us
alterntif text

Opini

Opini; Muhammad, Idola Sepanjang Masa

Published

on

alterntif text

PENULIS : HAMKA

OPINI, — Bulan Rabi’ul awal adalah sebuah bulan kelahiran baginda Nabiullah Muhammad SAW, sudah menjadi budaya dalam masyarakat kita khususnya negri kita tercinta ini, untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sangat kontroversi di negri ini, bagi kalangan ulama kita berbeda pandangan tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, ada yang mengharamkan hukumnya dan ada pula yang membolehkannya, terlepas dari perdebatan itu, saya hanya memandang dari segi penerapan Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Berbicara Maulid baginda Nabiullah Muhammad SAW saya rasa sangat penting, karena tidak banyak saudara muslim kita tidak mengenal sosok beliau baik dari segi history biografinya, maupun dari segi karakter dan sifat beliau. Namun sebuah tanda tanya besar dalam benak pikiran saya, apakah mengenang sosok baginda Nabi Muhammad SAW hanya sekali dalam 1 tahun ??? Bagaimana pengaruh peringatan maulid Nabi Muhammad SAW terhadap ummat hari ini ???.

Melihat kegiatan memperingati maulid baginda Nabi Muhammad SAW sudah lama di terapkan di negri kita ini, kenapa karakter ummat muslim di negri kita ini masih rusak ??? Apakah kita mengenal beliau hanya sekali setahun saja ??? atau kegiatan memperingati maulid nabi hanya sebuah pesta belaka ??? Ini sebuah pertanyaan yg sudah mesti kita jawab bersama. Memperingati maulid beliau bukanlah sesuatu yang urgent melainkan menghadirkan sosok prinadi beliau dalam diri kita dalam kehidupan sehari-hari.

Memberitakan sosok nabi tidak di batasi oleh waktu, setiap hari bahkan kita bisa mengenang sosok beliau, sebab ini sudah menjadi tanggung jawab moral kita bersama. Sekolah sudah seharusnya menjadi media utama untuk melahirkan generasi yang berkarakter, salah satunya adalah menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW sebagai pembuka dalam proses pembelajaran, karena hal itu lebih real di banding adanya peringatan maulid Nabi Muhammad SAW sekali setahun.

Saya melihat bagaiman artis di kenal dan di jadikan idola begitu banyak oleh kalangan masyarakat kita, karena mereka selalu di beritakan setiap harinya baik itu di media cetak maupun elektronik, sehingga peserta didik atau generasi krisis akan keteladanan, karena tidak mengesannya sosok pribadi baginda Nabi Muhammad SAW melainkan sosok artis idola yang terkadang mempertontonkan hal-hal yg sifatnya tidak mendidik, sehingga pradigma terhadap artis itu tertanam dalam pikiran kita yang akan mampu mempengaruhi karakter kita. Olehnya itu perkenalkanlah sosok pribadi baginda Rasulullah SAW kepada generasi kita sehingga sosok pribadi nabi muhammad ada pada generasi kita supaya pendidikan berkarakter bisa tercapai.

Penulis sangat berharap lewat momentum ini bisa melahirkan sosok pribadi Nabi Muhammad dalam diri kita dan Penulis ucapkan terimah kasih atas luang waktunya untuk membaca tulisan sangat sederhana ini, dan mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila tutur kata dalam penulisan ini terdapat hal-hal yang tidak mengenakkan dalam perasaan pembaca karena penulis sadar tulisan ini masih jauh dari nilai sempurna, dan penulis berharap kritik dan sarannya untuk perbaikan tulisan saya ke depan.(*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
alterntif text
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler