Connect with us

Politik

Disidangkan Bawaslu, 2 Caleg Parepare Memilih Tidak Hadir

Published

on

PAREPARE — Sidang kedua dugaan pelanggaran administrasi Calon Legislatif (Caleg) yang berstatus Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan tenaga honor digelar oleh Bawaslu Parepare, Senin 5 November. Namun dua caleg itu masing-masing A dan E tidak menghadiri sidang yang menggendakan pemeriksaan terhadap terlapor.

Sidang yang berlansung dua sesi tersebut hanya dihadiri pihak terlapor, yakni KPU yang diwakili Komisioner Divisi Hukum, Hasruddin.

Pihak pelapor, Didit Hariyadi menerangkan bahwa pihaknya telah menemukan Caleg A masing melakukan aktivitas sebagai ASN, sementara sudah masuk sebagai Daftar Caleg Tetap.

Dan begitupun adanya temuan SK caleg E sebagai tenaga administrasi di Pemkot Parepare yang berlaku 1 Januari sampai 31 Desember tahun 2018. Sementara berkas yang dimasukkan ke KPU sebagai syarat calon legeslatif berstatus sebagai karyawan swasta. Sehingga pelapor menduga terjadi pemalsuan atau memberikan informasi yang tidak benar.

“Mereka telah melanggar Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang pegawai negeri sipil.kita ketahui didalam undang-undang itu ada dua yang dimaksud yakni,ASN dan PPPK,” jelas Didiet, saat ditemui usai sidang di Bawaslu Parepare.

Sementara,Ketua Bawaslu Parepare Zainal Asnun mengatakan,untuk sidang yang kedua ini sebagai sidang pemeriksaan yang mana didalamnya ada penyampaian dari pelapor dan jawaban terlapor. Namun,pada kesempatan ini,pihak terlapor belum siap !memberikan tanggapan ataupun jawaban dari penyampaian terlapor.

“Jadi kita agenda kan lagi sidangnya,tetapi sebelumnya kami plenokan dulu bersama sekertaris majelis,”singkat Zainal. Sementara itu KPU sendiri masih bersikukuh bahwa dua caleg yang diloloskan itu memenuhi syarat  alias tidak melanggar. (*)

alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler