Connect with us

Hukum & Kriminal

Terduga Koruptor Malah Senyum saat Pakai Baju Tersangka, Ini Penjelasan Psikolog

Published

on

foto: ist

MALANG, TEGAS.ID — Publik dibuat geram dengan korupsi berjamaah di Pemerintah Kota Malang. 2 pejabat eksekutif dan 41 anggota DPRD Malang jadi tersangka.

Namun ketika ditangkap KPK karena kasus korupsi, para koruptor nampak masih cengengesan, ya senyam-senyum seakan memakan duit rakyat itu enak.

Psikolog politik Hamdi Muluk mengatakan, sikap cengengesan yang ditunjukkan para koruptor tersebut disebabkan belum adanya etika publik yang terbentuk dengan baik.

Etika publik di sini ialah rasa malu dan bersalah dalam diri politikus yang tidak amanah memegang amanat rakyat.

“Kalau etika (publik) tinggi, itu ada dua perasaan yang ditimbulkan. Satu (perasaan) malu, dua (merasa) bersalah karena mengkhianati kepercayaan publik,” kata Hamdi.

Normalnya jika orang melakukan kesalahan maka dirinya akan mersa malu, menunduk lesu, menutupi wajahnya, tidak mau buka suara bahkan menghindari orang dalam hal ini wartawan peliput.

Tapi jika sebaliknya maka itu aneh. “Kalau cengar-cengir semakin tidak ada rasa malu tersebut,” ujar Hamdi.

“Kalau menurut kajian, teori, prinsip, orang yang menjadi legislator itu adalah orang yang sudah selesai dengan urusan dirinya sendiri,” ucap Hamdi.

“(Mereka) tidak lagi cari duit, dia ingin mengabdikan dirinya dan ujungnya menjadi negarawan,” kata dia.

Hamdi menyebutkan masyarakat bisa memberikan sanksi sosial kepada¬†koruptor. “Jangan di elu-elukan, kalau perlu kita kucilkan,” ucapnya. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler