Connect with us

Politik

NasDem Kirim 63 Personil Tim Medis ke Lombok

Published

on

Tim medis Badan Rescue Partai NasDem (BRND) tiba di lokasi bencana gempa bumi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (8/8). (foto: partainasdem.id)

JAKARTA, TEGAS.ID — Tim medis Badan Rescue Partai NasDem (BRND) tiba di lokasi bencana gempa bumi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (8/8). Tim medis BRND berjumlah 33 personel akan melengkapi dan memperkuat bantuan penanggulangan bencana gempa bumi Lombok yang terjadi pada Minggu (5/8) dan menelan korban hingga 131 orang meninggal dunia.

Ketua BRND Partai NasDem Hariadi Anwar (Ade Anwar) dan Azul Sjafrie sudah lebih dulu bertolak ke Lombok untuk melakukan koordinasi.

Ketua operasi BRND, Yudi Aulia mengatakan tim yang diberangkatkan ke Lombok merupakan tenaga medis yang datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Makassar dan Kalimantan.

Setelah tim kesehatan BRND itu tiba di Lombok langsung melapor dan berkoordinasi dengan rekan-rekan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas yang bertugas di lokasi bencana.
“Kami bersama tim akan menghadap ke posko bencana untuk melaporkan jumlah kekuatan dan peralatan yang kita bawa ke teman-teman BPBD dan Basarnas di sana,” katanya, sesaat sebelum bertolak ke Lombok, Rabu (8/8).

Tenaga kesehatan yang bergabung dalam Tim BRND terdiri dari dokter dan paramedis itu ditempatkan di sekitar Lombok Utara. Nantinya BRND juga akan mendapat tugas dari BPBD dan Basarnas setempat.

“Kita akan usahakan teman-teman ada di Lombok Utara karena itu jarak terdekat kepada konsentrasi musibah,” jelasnya.

Untuk gelombang pertama, kata Yudi, fokus bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak bencana adalah pelayanan kesehatan dan pemulihan trauma.

“Fokus bantuan kita adalah layanan kesehatan. Teman-teman terdiri dari dokter dan perawat berjumlah 33 orang,” tambahnya.

Badan Rescue Partai NasDem memiliki durasi kerja kurang lebih tiga minggu ke depan untuk membantu melayani masyarakat terdampak bencana gempa bumi yang menelan korban hingga 131 orang meninggal dunia itu.

Setelah memberangkatkan 33 tenaga bantuan medis pada gelombang pertama, BRND berencana memberangkatkan lagi sekitar 30 tenaga medis pada hari Minggu (12/8).

“Kita sudah membawa peralatan bedah ringan atau bedah kecil. Kita sudah siapkan sesuai kebutuhan dan obat-obatan,” jelas Yudi. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Kolom Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler