Connect with us

Nasional

PP IGI: Pelajaran Informatika Lebih Menantang bagi Siswa

Published

on

Ilustrasi TIK (gambar: Rain In Shadow)

MAKASSAR, TEGAS.ID — Kemdikbud dalam waktu dekat kembali akan menjadikan TIK sebagai mata pelajaran, tapi bukan lagi dalam wujud TIK sepert dulu. TIK kini berubah menjadi Informatika.

Materinya pun jauh berbeda dengan mapel TIK dimasa lalu. Ada materi Computational Thinking dengan materi STEM Computer Science / Coding / Computer Programming.

Hal ini mendapat sambutan hangat dari PP Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang getol memperjuangkan dikembalikannya mapel TIK.

“Meskipun mapel Informatika ini bukan mapel wajib dan hanya menjadi pilihan bagi sekolah-sekolah yang siap tapi bagi IGI, apa yang diperjuangkan selama ini sudah terwujud. Mapel TIK dimasa lalu memang tak cukup untuk menjadi mapel karena materinya adalah materi-materi yang terlalu mudah dan dangkal,” jelas Ketua PP IGI Muhammad Ramli Rahim.

Dengan computational thinking, lanjut Ramli, mapel Informatika akan jadi lebih keren buat siswa. “Hal ini tentu harus disyukuri oleh kawan-kawan guru terutama guru TIK yang selama ini tidak jelas statusnya dan hanya dijadikan bimbingan,” imbuhnya.

Dia mengucapkan selamat buat semua elemen yang telah berjuang atas kembalinya TIK jadi mapel, terutama komunitas guru TIK dan organisasi guru lainnya yang berjuang bersama mengembalikan TIK sebagai mapel.

“Lebih dari itu, kemampuan digital harus dimiliki oleh seluruh guru, bukan hanya guru mapel Informatika karena selama ini guru mapel informatika banyak direpotkan oleh guru-guru jadul yang tak mau berubah,” tandasnya.

Sebelumnya Kepala Balitbang Kemdikbud Ir. Totok Suprayitno, Ph.D, menyebut kajian tentang Mapel Informatika telah rampung. Materi Computational Thinking dengan materi STEM Computer Science / Coding / Computer Programming dirancang dengan mempertimbangkan masa depan anak-anak Indonesia yang penting untuk dibekali kompetensi terkait dunia digital. Termasuk aspek-aspek sosialnya. (*)

alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler