Connect with us

Hukum & Kriminal

Dianiaya di Kantor Disdukcapil, Simpatisan FAS Lapor Polisi

Published

on

Simpatisan FAS, Zein saat melapor di SPKT Polres Parepare. Zein sempat muntah akibat pukulan oknum di Disdukcapil (foto: handover)

PAREPARE — Sejumlah simpatisan FAS mengalami perlakuan tidak manusiawi di Kantor Disdukcapil Kota Parepare. Bermaksud meminta penjelasan Kadis Dukcapil Amran Ambar mengenai polemik surat keterangan (Suket) pada Pilwalkot Parepare, mereka justru dianiaya oleh sejumlah oknum.

“Kami datang berempat, ingin bertamu di Dukcapil, ketemu pak Amran Ambar untuk minta penjelasan terkait tuntutan tim pada aksi damai, tapi tiba-tiba beberapa orang datang dan ribut,” jelas Zein, salah satu simpatisan FAS.

Zein mengaku ditarik, dan sempat cek-cok diarea kantor Dukcapil. Bahkan, dirinya mengaku ditodong benda mirip senjata api berwarna hitam oleh salah satu oknum. Saat simpatisan FAS memilih mundur keluar halaman kantor, salah satu oknum kembali melayangkan pukulan, membuat Zein oleng.

“Padahal kami datang baik-baik. Tidak ada niat untuk anarkis, soalnya kami datang hanya 4 orang. Masa mau anarkis?,” sesalnya.

Sejumlah warga sempat merekam insiden tersebut. Video penganiayaan simpatisan FAS itu telah viral dan beredar di media sosial.

Zein dan rekan-rekannya telah melapor ke Polres Parepare terkait insiden tersebut. Dirinya pun telah menjalani visum di RS Sumantri Parepare. Pengamatan awak media, Zein mengalami luka-luka dileher akibat dicekik dan ditarik, lebam diwajah dan merah di perut. Bahkan saat melapor di SPKT, Zein sempat muntah diduga akibat pukulan.

Kapolres Parepare AKBP Pria Budi menyebut telah mendapatkan laporan mengenai insiden itu, dan sementara ditangani oleh polisi.

Sebelumnya, tim FAS menemukan fakta 3000-an pemilih ‘gelap’ yang mencoblos di Parepare. 3000an pemilih itu menggunakan Suket dan KTP yang diduga dikeluarkan oleh Dukcapil beberapa saat sebelum pencoblosan. Hal itu semakin diperkuat, dengan tidak lengkapnya DPTb pada form A.Tb-KWK (*/ris)

alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler