Connect with us

Ekonomi

Desa Jangan-Jangan Barru Segera Menjadi Pusat Pembibitan Jagung Hibrida

Published

on

Bupati Barru Suardi Saleh melakukan penanaman bibit jagung perdana di Kampung Bette, Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Minggu (13/5/2018) (foto: Humas Pemkab Barru)

BARRU – Pemkab Barru bekerjasama dengan PT. Benindo Perkasa Utama dalam mengembangkan Jagung Hibrida Litbang di Barru.

Kerjasama itu ditandai dengan penanaman bibit jagung perdana di Kampung Bette, Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Minggu (13/5/2018).

Desa Jangan-Jangan sendiri disiapkan pemerintah sebagai sentra pembibitan jagung hibridah kedepan.

Sedikitnya ada 1.300 ton bibit jagung bakal dikembangkan. Sementara lahan disiapkan seluas 150 Hektar. Bibit jagung tersebut akan dikelola oleh para kelompok tani setempat.

Bupati Barru, Suardi Saleh, menyebut ini langkah yang baik untuk para petani. “Kita tidak boleh hanya fokus pada satu komoditi saja,” kata Suardi.

Sementara Kades Jangan-Jangan, Rahmansyah, mengakui, desanya saat ini menjadi sentra pembenihan komoditi jagung hibridah di Barru.

“Saya yakin masyarakat saya siap menerima daerahnya jadi sentra pembibitan jagung hibridah,” katanya. (fan/ris)

alterntif text
BAGIKAN:

Terpopuler