alterntif text
Opini

Opini: Nene’ Mallomo dan Dollah Mando, Figur yang Dinanti

Penulis: Muhammad Saleh Mude  (Sekjen PB Kebugis)

“Resopa Temmangingngi Malomo Naletei Pammase Dewata dan Naiya Ade’ Temmakkeana, Temmakeappo. (Nene’ Mallomo).

Dua kutipan kalimat di atas adalah penggalan ucapan dan nasihat La Pagala alias La Makkarau atau lebih populer disebut Nene’ Mallomo. Seorang cerdik pandai atau panrita yang terekam dalam sejarah Sidrap yang disebut pabbicarae atau penasihat raja tempo dulu. Mungkin sekarang lebih cocok disebut, sekarang staf ahli.

Sejarah hidup Nene’ Mallomo belum banyak diungkap oleh sejarahwan. Tapi kuat dugaan La Pala hidup sekitar abad ke XVI Masehi era Pemerintahan La Patiroi Addatuang Sidenreng. Kuburan Nene’ Mallomo diduga ada di Allakuang Kecamatan MaritengngaE dan diperkirakan wafat tahun 1654.

Tugas utama Nene’ Mallomo adalah memberi nasihat, pertimbangan-pertimbangan hukum,dan adat (ade’) kepada raja Sidrap, ketika itu tanpa bias dan interest pribadi. Dia adalah figur yang memiliki integritas dan taat beragama.

Loading...

Nene’ Mallomo malegenda sebagai penegak hukum yang adil. Anaknya pun dihukum ketika terbukti mencuri.

Pilkada di Sidrap telah usai, 27 Juni 2018. Ir. Dollah Mando dan Mahmud Yusuf telah ditetapkan oleh KPU Sidrap sebagai pemenang. Keduanya akan mewarisi kepemimpinan Rusdi Masse dan Dollah Mando.

Banyak harapan di pundak pasangan DoaMu. Mulai merekatkan kembali tali silaturrahim (assumpulolongneng) akibat Pilkada hingga memilih sekretaris daerah dan kepala-kepala dinas yang handal, bukan kadis yang asal bapak senang (ABS), agar janji-janji kampanye pasangan DOA-mu mudah diwujudkan.

Sidrap kedepan kembali menjadi lumbung pada (lappo ase), tidak ada lagi narkoba, tidak ada tipu-tipu telepon, dan berbagai jenis kriminal yang selama ini meresahkan masyarakat Sidrap dan sekitarnya.

Poleni tau ritajengnge (telah datang yang dinantikan). Telah terpilih pemimpin baru. Pasangan yang didampingi oleh sekda dan kadis-kadis yang berintegritas, seperti Nene’ Mallomo.

Tanah Abang, Senin, 6 Agustus 2018

alterntif text
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Loading...
To Top